Breaking News:

Pilkada 2020

Kalah Tipis, Paslon Pilkada Rembang Harno-Bayu Ajukan Gugatan Ke MK

Pasangan calon, Harno - Bayu, secara resmi telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) soal hasil Pilkada Rembang 2020

Editor: m nur huda
Istimewa
Ketua Dewan Penasihat DPD Partai NasDem Rembang Atna Tukiman memberikan sambutan di kediaman Harno sebelum Harno-Bayu mendaftarkan diri sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Rembang pada Pilkada 2020, Jumat (4/9/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, REMBANG - Pasangan calon, Harno - Bayu, secara resmi telah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) melalui kuasa hukumnya dengan permohonan perselisihan hasil Pilkada Rembang 2020, Jawa Tengah.

Berdasarkan hasil rekapitulasi manual, paslon 01 Harno-Bayu Adriyanto mendapatkan 208.736 suara. Sementara lawannya, paslon 02 Hafidz-Hanies memperoleh 214.237 suara.

Salah satu kuasa hukum Harno - Bayu, Nimerodi Gulo, menyampaikan, pengajuan gugatan tersebut, telah diterima secara resmi  telah tercatat dalam website MK pada Kamis (17/12/2020) 23.59 WIB.

Menurut Gulo, pihaknya telah menemukan banyak kecurangan yang ditengarai dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif dalam Pilkada Rembang.

Baca juga: Kapal Pengangkut 40 Wisatawan Tenggelam di Danau Koto Panjang, Seorang Penumpang Tewas

Baca juga: Mau Piknik Ke Yogyakarta Akhir Tahun? Ini Aturan Protokol Kesehatan yang Wajib Dipenuhi

Baca juga: Dugaan Penyebab Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi Sragen, Terjadi Aquaplaning Saat Lewati Genangan

Baca juga: Detik-detik Kecelakaan Maut di Jalan Tol Solo-Ngawi Sragen hingga Warga Kesulitan Padamkan Api

Bahkan, kata dia, pihaknya berujar mengantongi bukti kuat jika kecurangan dari kubu sebelah tersebut telah secara terang-terangan dilakukan.

Sejumlah alat bukti pun telah dilampirkan dalam berkas gugatan tersebut. 

"Pilkada Rembang ditemui banyak kecurangan -kecurangan. Bahkan potensi TSM cukup terlihat, yakni ada kekuasaan yang bermain dengan menggunakan kekuasaan dalam mengatur pemenangan pasangan calon tertentu," terang Gulo saat dihubungi Kompas.com melalui ponsel, Sabtu (19/12/2020).

Menurutnya, pengajuan gugatan MK tersebut semata - mata hanya untuk mencari keadilan terhadap kecurangan - kecurangan yang terjadi dalam pelaksanaan Pilkada Rembang.

"Upaya untuk mencari keadilan terhadap kecurangan itu, kami sebagai PH mengajukan permohonan ke MK, sekaligus melakukan upaya - upaya lain termasuk melaporkan ke pihak - pihak terkait atas pelanggaran pelanggaran yang dilakukan oleh KPU dan Banwas," jelasnya.

Hal serupa juga diutarakan oleh tim advokasi Harno - Bayu, Karyono.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved