Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

FBI Telusuri Dugaan Paranoia Teknologi 5G Jadi Penyebab Aksi Bom Bunuh Diri di Nashville

FBI Amerika Serikat mendapatkan informasi seseorang yang mengendarai RV penuh bahan peledak di pusat kota Nashville, Tennessee, kemungkinan melakukan

Tayang:
Editor: m nur huda
AP PHOTO/MARK HUMPHREY
Petugas kegawatdaruratan bekerja di dekat lokasi ledakan di pusat kota Nashville, Tennessee, Jumat (25/12/2020). Bangunan-bangunan berguncang di sekitar ledakan setelah ledakan keras terdengar di pagi hari Natal. 

TRIBUNJATENG.COM, TENNESSEE - Agen Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat (AS) telah mendapatkan informasi bahwa seseorang yang mengendarai RV penuh bahan peledak di pusat kota Nashville, Tennessee, kemungkinan melakukan aksi peledakan bom karena kekhawatirannya pada teknologi 5G.

Pengusaha di Nashville, Steve Fridrich, mengatakan kepada saluran TV WSMV lokal bahwa FBI telah mewawancarainya mengenai 'apakah seorang pria yang diselidiki terkait dengan aksi bom bunuh diri hari Jumat lalu itu, memiliki paranoia terhadap teknologi 5G'.

Fridrich menghubungi FBI karena seorang laki-laki dengan nama yang sama yakni Anthony Warner, telah melakukan pekerjaan IT untuknya selama beberapa tahun.

Baca juga: Viral Pemuda di Magelang Ini Buka Jasa Temani Malam Tahun Baru, Tak Layani Istri Orang

Baca juga: Main Tembak-tembakan dengan Teman, Bocah 10 Tahun Tewas Terkena Senapan Angin

Baca juga: Pengemudi Fortuner Ugal-ugalan Tabrak Xpander hingga Terbalik & Terabas Pos TNI AU

Dikutip dari laman Russia Today, Senin (28/12/2020), media lokal melaporkan sebelumnya bahwa agen FBI dan ATF sedang menggeledah rumah milik seorang laki-laki berusia 63 tahun bernama Anthony Quinn Warner, di Antioch, Tennessee.

Para tetangga mengatakan kepada wartawan setempat bahwa mereka melihat RV diparkir di jalan masuk rumah Warner selama beberapa minggu.

Kendaraan itu pun dilaporkan tampak mirip seperti yang meledak di pusat kota Nashville pada pagi hari, 25 Desember lalu.

Seorang juru bicara FBI mengatakan pihaknya belum bisa mengomentari informasi tersebut karena masih menunggu hasil penyelidikan.

Namun, sebuah sumber mengkonfirmasi kepada WSMV bahwa di antara petunjuk yang diperoleh, para agen FBI sedang memeriksa apakah Warner mengalami paranoia bahwa '5G digunakan untuk memata-matai orang Amerika'.

Terkait petunjuk ini, Fridrich mengatakan bahwa Warner tidak pernah berbicara tentang 5G padanya.

Ia menggambarkan Warner sebagai 'teknisi' yang berperilaku biasa saja dan tidak mengganggu siapapun.

Sebelum terjadinya ledakan, sebuah peringatan terdengar dari dalam RV, di mana suara otomatis seorang wanita berulang kali memperingatkan semua orang untuk menjauh dari lokasi itu.

Tiga orang pun terluka dalam ledakan tersebut, kepolisian setempat mengatakan bahwa mereka menemukan sisa-sisa potongan tubuh manusia di lokasi ledakan.

Menurut CNN, hal ini membuat FBI meyakini bahwa ledakan itu adalah aksi bom bunuh diri.

Akibat ledakan tersebut, gedung milik raksasa telekomunikasi AT&T yang lokasinya tidak jauh dari menara kantor perusahaan pun mengalami kerusakan.

Juru bicara kepolisian Nashville Don Aaron mengatakan pada hari Sabtu lalu bahwa polisi masih belum mengetahui 'apakah ini terjadi kebetulan, atau menjadi bagian dari rencana' pelaku.(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul FBI Selidiki Apakah 'Paranoia 5G' Jadi Pemicu Aksi Bom Bunuh Diri di Nashville ?

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved