Berita Karanganyar
Wiji Prioritaskan Bantuan Sosial dari Pemkab Karanganyar untuk Pendidikan Adiknya
Wiji Ari Winoto (23) warga Sedayu RT 1/11 Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu Karanganyar akan menggunakan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten (P
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Wiji Ari Winoto (23) warga Sedayu RT 1/11 Desa Tengklik Kecamatan Tawangmangu Karanganyar akan menggunakan bantuan sosial dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk biaya pendidikan adiknya yang sebentar lagi lulus SMA.
Ari sapaan akrabnya merupakan satu dari 113 KK yang mendapatkan bantuan sosial bagi warga terdampak bencana dalam kurun waktu Juni 2020-Desember 2020.
Bagian dapur dan kamar mandi yang berada di belakang rumahnya mengalami kerusakan karena tanah longsor yang terjadi pada awal Desember 2020.
Bahkan tanah longsor itu menelan korban jiwa.
Ibu dari Ariz Harni (52) yang saat itu sedang wudu di kamar mandi meninggal dunia karena tertimbun material longsor.
Ari mendapatkan bantuan senilai Rp 5 juta karena kerusakan rumahnya akibat longsor termasuk dalam kategori rusak parah.
Sejak kejadian longsor sampai saat ini, dia bersama adiknya masih mengungsi di rumah pamannya yang tidak jauh dari rumahnya.
Di dalam rumah itu kini dihuni 3 KK atau 12 jiwa.
Dia menceritakan, sebenarnya rumahnya itu bisa dihuni tapi karena saat ini masih musim hujan, lebih baik di rumah paman dulu.
"Soalnya masih musim penghujan, kan hanya tinggal berdua sama adik. Kalau saya kerja, adik di rumah sendiri kan kasihan. Kalau ada rejeki rencananya ingin pindah rumah.
Bantuan ini rencananya untuk biaya sekolah adik, kan sebentar lagi lulus sekolah," katanya saat penyerahan bantuan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (29/12/2020).
Ari mengatakan, selain mendapatkan bantuan dari pemerintah kabupaten, dirinya telah juga mendapatkan bantuan dari pemerintah desa, warga, relawan dan beberapa komunitas. Baik itu uang atau logistik.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, pemerintah turut prihatin dengan adanya bencana alam yang menimbulkan korban jiwa atau kerusakan rumah milik warga.
"Kita tidak tahu kapan itu (bencana alam) terjadi. Itu ujian dari Allah SWT.
Di balik ujian itu pasti ada gantinya (rencana yang lebih baik). Bantuan ini wujud perhatian pemerintah, meringankan beban. Semoga bisa menyemangati bapak-ibu semua," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-karanganyar-juliyatmono-saat-menyerahkan-bantuan-kepada-ari-war.jpg)