Breaking News:

PSBB Jawa Bali

Viral Bupati Sukoharjo Marahi Pedagang yang Langgar Jam Operasional, Ganjar Beri Tanggapan Bijaksana

Menurut dia, sebenarnya ada dua pendekatan yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang kembali di Jateng

Editor: muslimah
Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo 

TRIBUNJATENG.COM - Belakangan viral video Bupati Sukoharjo Wardoyo memarahi pedagang yang nekat membuka warung melebihi peraturan jam operasional saat Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali.

Terkait hal itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan tanggapannya.

"Sekda sudah saya mintakan seperti kemarin dibuatkan aturan begitu. Kalau mau buka masih terima tamu silakan, tapi sampai pukul 19.00 WIB, setelah itu take away.

Nah, kalau nanti ini bisa kita sosialisasikan lagi, mudah-mudahan kepala daerah-daerah lain juga ikut belajar tentang ini," jelas Ganjar kepada Kompas.com, Kamis (14/1/2021).

Baca juga: Sosok Syekh Ali Jaber di Mata Mertua Prof Arief Rachman, Sangat Tersentuh dengan Panggilan Sayangnya

Baca juga: Pulangnya Disangoni, Ini Cerita Narti Pedagang Sayur Dipilih Jokowi Buat Disuntik Vaksin Perdana

Baca juga: Sinetron Ikatan Cinta Kena Kritik Penggemar, Dinilai Tak Lagi Fokus, Adegan Ini Penyebabnya

Baca juga: Rumah Pendiri Soto Gading Solo Berjejer 1 Komplek, Anak dan Keluarga Bebas Memilih Tempati yang Mana

f
Ganjar Pranowo pada saat menghadiri pencenangan Desa inklusif di Desa Jatisobo, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Kamis (19/11/2020). (tribunsolo.com/AgilTri)

Menurut dia, sebenarnya ada dua pendekatan yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa tidak terulang kembali di Jateng.

"Yang pertama memang mereka harus dikasih tahu, dikomunikasikan jam berapa tutupnya. Kalau ada kesulitan-kesulitan misalkan 'saya kalau enggak jualan seperti ini ya engga bisa makan' kalau memang betul-betul enggak bisa makan ya harus diintervensi dikasih makan maka ada bantuan sosial tinggal didata," ujarnya.

Ganjar berharap usai peristiwa yang terjadi di Sukoharjo tersebut, dapat terjalin kesepakatan antara kedua belah pihak.

"Saya sih menghormati pedagang yang butuh solusi, tapi saya juga menghormati bupati yang sudah mengambil tindakan tegas.

Hanya mungkin kesepakatan itulah yang mesti dipahami kedua belah pihak," ucapnya.

Ia menyadari sejak pandemi Covid-19 mewabah selama kurang lebih 10 bulan ini masih banyak masyarakat yang belum mematuhi peraturan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved