Breaking News:

Berita Pati

Dua Pemandu Karaoke yang Terjaring Razia PPKM di Pati Reaktif Rapid Test

Dua Pemandu Karaoke yang terjaring razia PPKM di Pati dinyatakan reaktif tes cepat (rapid test).

Tribun Jateng/Mazka Hauzan Naufal
Seorang pemandu karaoke yang terjaring razia PPKM (bukan yang dinyatakan reaktif) mengikuti tes cepat (rapid test) Covid-19 di Gedung Mantab Brata Polres Pati, Jumat (15/1/2021) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Dua orang Lady Companion (LC) alias Pemandu Karaoke (PK) yang terjaring razia Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pati dinyatakan reaktif tes cepat (rapid test).

Mereka merupakan bagian dari 21 orang yang terjaring razia tim gabungan di sebuah tempat karaoke di kompleks Ruko Indah Juwana, yang lebih dikenal dengan sebutan “Congyok”, Jumat (15/1/2021) malam.

Sebanyak 21 orang yang terjaring razia ini langsung digelandang petugas ke Gedung Mantap Brata Polres Pati untuk dimintai keterangan.

Bupati Pati Haryanto melakukan peninjauan dan meminta agar mereka semua mendapat tindakan rapid test.

“Saya minta dirapid test, kalau memang reaktif ya kami karantina. Kalau nonreaktif ya kami kembalikan, tapi tetap kami berikan sanksi denda administrasi sesuai ketentuan Perbup,” ujar Haryanto.

Ternyata, dari hasil rapid test, dua orang pemandu karaoke dinyatakan reaktif. Mereka pun segera dinaikkan ke ambulans dan dibawa ke Ruang Wijaya Kusuma RSUD Soewondo untuk dikarantina.

Haryanto menegaskan bahwa tujuan PPKM ialah demi keselamatan masyarakat. Ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk memutus persebaran Covid-19. Karena itu, ia berharap seluruh masyarakat mematuhi ketentuan PPKM.

Sesuai surat edaran bupati, semua tempat karaoke tidak diizinkan beroperasi selama PPKM. Namun, karaoke yang terjaring razia di Juwana juga sebetulnya dilarang beroperasi di luar PPKM. Sebab tempat ini tidak berizin alias ilegal.

Hanya saja, diakui Haryanto, tempat karaoke ini selalu kucing-kucingan dengan petugas, beroperasi secara sembunyi-sembunyi.

“Kemarin malam, tiga hari lalu, saya sempat berkunjung ke situ bersama tim. Ternyata di luar dikunci di dalam ada aktivitas. Mungkin karena sudah berkali-kali, Tuhan memberi jalan, akhirnya razia kali ini berhasil,” ungkap dia. (*)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved