Breaking News:

Berita Semarang

Cerita Wahid Supriyadi Mantan Dubes RI untuk Rusia Soal Negara Beruang Putih: Tak Ada Lagi Palu Arit

Dia menilai, stereotipe itu juga masih melekat di masyarakat Indonesia pada umumnya. Hal itu mungkin banyak terpengaruh dari film Hollywood. 

Istimewa
M. Wahid Supriyadi mantan Duta Besar LBBP RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus saat berdinas di negara tersebut. Dia mendapatkan banyak pengalaman menarik tentang Sukarno yang begitu mengakar rakyat generasi tua Rusia. 

Masyarakat Rusia juga sudah sangat modern dan sangat barat. 

"Banyak yang masih keliru. 

Hal itu juga yang mendorong saya menulis Buku Hantu Komunis. 

Komunis itu sudah mati dan tak perlu ditakutkan lagi," jelasnya.

Sebaliknya, sambung dia, rakyat Rusia sangat mengagumi Indonesia. 

Terutama terkait kehidupan masyarakat muslim. 

Kondisi Islam di Indonesia menjadi  acuan bagi mereka. 

Yang mana Islam Indonesia bisa tumbuh besar dengan moderat dan toleran di tengah kondisi negara yang beragam suku. 

"Jika ditarik lebih ke belakang, dari zaman dahulu ada hubungan Islam Rusia dan Jawa. 

Hal itu bahkan tertulis di babad tanah Jawa," ungkapnya. 

Halaman
1234
Penulis: iwan Arifianto
Editor: m nur huda
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved