Berita Viral
Viral Tawuran di Rel Kereta, Bawa Parang Hingga Payung
Video aksi tawuran yang terjadi di kawasan rel kereta beredar di media sosial. Video itu diunggah oleh akun Instagram @jakut.info pada Senin (25/1/20
Penulis: Adelia Sari | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM - Video aksi tawuran yang terjadi di kawasan rel kereta beredar di media sosial.
Video itu diunggah oleh akun Instagram @jakut.info pada Senin (25/1/2021).
Dalam video tersebut terlihat dua kelompok yang saling menyerang dan berlarian di rel kereta api.
Mereka membawa senjata berupa kayu dan juga parang.
• Mampukah Kapolri Listyo Sigit Prabowo Menyeret Anak Buah ke Pengadilan?
• Ini Tiga Wilayah di Semarang yang Masih Zona Merah Corona
• Sriyanto Sebut Realisasi Anggaran Penanganan Corona di Jateng Masih Rendah
• Menteri Nadiem Isyaratkan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Dibuka, Apakah Jateng Siap?
Ada juga yang membawa payung yang sudah dibuka.
Tawuran tersebut melibatkan anak muda bahkan anak-anak.
Terlihat beberapa anak lelaki yang ikut maju menyerang satu sama lain.
"Media-media woy, media" teriak perekam video.
Namun massa tidak membubarkan diri dan tetap melanjutkan aksi tersebut.
Dari keterangan yang ditulis pengunggah, aksi itu terjadi di kawasan rel kereta Kampung Muara-Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Senin (25/1/20210).
"Telah Terjadi tawuran antar dua kelompok di kawasan rel kereta, Kp Muara Bahari, Tanjung priok Jakarta Utara Sore Tadi Senin 25/01. Belum diketahui pasti kronologi kejadian tersebut.
Via /abdul_aziz_h.s" tulis pengunggah.
Unggahan inipun mendapat banyak komentar dari para netizen.
@gholsfajar "Itu yang tamengnya pake payung dia kira payung tahan bacokan kali."
@ivanharyono "Depan rumah gw nich... Bocah2 yg kelamaan kaga sekolah, pada koslet otaknya..."
@muslimhidayat_am "Lihat video ini. Jadi ngaca sendiri. Seberapa bodohnya saya waktu kecil dulu. Kaya ngetawain masa lalu"
@_ansyarii "Ini mah udah jadi olahraga nya anak" Situ setiap sore"
Dilansir dari Kompas.com, Kapolsek Tanjung Priok Kompol Hadi Suripto mengatakan jika pihaknya telah memanggil warga yang terlibat di aksi itu.
Ia menambahkan jika aksi tawuran tersebut berawal dari kesalahpahaman.
"Kami sudah berusaha melaksanakan pengamanan, kemudian kami langsung berusaha mencari pokok permasalahan sehingga kami bisa mengamankan. Kami panggil secara kooperatif," kata Hadi dalam keterangannya, Selasa (26/1/2021).
Dari keterangan warga, aksi itu berawal dari kesalahpahaman tentang masalah parkir.
"Karena kesalahapahaman saat bercanda menyebabkan sedikit ada pergesekan sehingga kedua kubu ini terjadi di video viral kemarin (tawuran), salah paham masalah bercandaan parkir di pasar," lanjutnya.
Polisi pun telah menghadirkan dua orang warga yang terlibat konflik, juga pihak RT dan RW. Mereka kemudian menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.
TONTON JUGA dan SUBCRIBE
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tawuran-di-rel.jpg)