Kamis, 7 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Tegal

Wajah Ahmad Pemuda di Tegal Curi Motor dan HP Teman Lama Saat Mondok di Pesantren

Aksi nekat dilakukan oleh Ahmad Nizar (33), warga asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. 

Tayang:
ISTIMEWA
Wajah pelaku pencurian sepeda motor di di Jalan Pangeran Antasari Kota Tegal, Rabu (27/1/2021). 

TRIBUNJATENG.COM,TEGAL - Aksi nekat dilakukan oleh Ahmad Nizar (33), warga asal Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. 

Dia nekat mencuri sepeda motor dan handphone milik temannya MZ (30), warga Kelurahan Keturen, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal

Pelaku melancarkan aksinya saat korban sedang tidur di rumahnya, di Jalan Pangeran Antasari Kota Tegal, Rabu (27/1/2021) sekira pukul 09.30 WIB. 

Sosok Aiptu Janadi di Mata Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang: Seperti Ada yang Hilang

Fakta Baru Bocah Hujan-hujanan Terlindas Mobil CRV: Gara-gara Main HP, Sopir Jadi Tersangka

Foto Pemakaman Aiptu Janadi Serse Legendaris Polrestabes Semarang di TPU Bergota

Pria Bojonegoro Bikin Struk Transfer Palsu Pakai Aplikasi, Tipu Warga Temanggung Rp 31,2 Juta

Namun sial, aksinya ketahuan dan dia amankan oleh warga setempat.

Wajah sebelah kirinya bahkan bonyok dihadiahi pukulan warga. 

Kasatreskrim Polres Tegal Kota, AKP Syuaib Abdulloh mengatakan, korban mengetahui sepeda motornya dicuri tidak lama setelah pelaku kabur. 

Korban dibangunkan oleh kerabatnya, lalu diberi tahu bahwa sepeda motornya dicuri. 

Kemudian korban keluar rumah dan mengejar dengan bertanya ke warga arah kaburnya pelaku. 

Menurut AKP Syuaib, pelaku tertangkap oleh warga yang kebetulan ada di jalan. 

Karena saat mengejar pelaku, korban teriak 'Maling-maling', warga pun menghentikan pelaku yang sedang mengendarai sepeda motor. 

"Sekitar 1 kilometer dari rumah korban, pelaku tertangkap oleh warga.

Pelaku yang sedang menaiki sepeda motor dihentikan warga karena korban mengejar sambil berteriak maling-maling," kata AKP Syuaib saat dihubungi tribunjateng.com, Jumat (29/1/2021). 

AKP Syuaib mengatakan, setelah pelaku tertangkap, ternyata korban mengenalinya. 

Pelaku adalah teman korban saat berada di pondok pesantren. 

Menurut pengakuan korban, pelaku dulu sering main ke rumahnya. 

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved