Kamis, 11 Juni 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Seusai Live Streaming Pria ini Ditangkap, Ada Dua Jasad Wanita Terekam Kamera

Seorang pria berusia 29 tahun bernama Raymond Michael Weber ini terpaksa harus ditahan setelah ditangkap pihak kepolisian.

Tayang:
Penulis: Alifia | Editor: abduh imanulhaq
PEOPLE
Raymond 

TRIBUNJATENG.COM - Seorang pria berusia 29 tahun bernama Raymond Michael Weber ditahan setelah ditangkap pihak kepolisian.

Dirinya saat ini terpaksa harus mendekam di sebuah Penjara Solano.

Raymond sendiri merupakan kakak dari seorang rapper yang cukup terkenal.

Tak Percaya Begitu Saja Pengakuan Nenek Diduga Pencopet di Pasar Mandiraja, Polisi Datangi Rumahnya

Demi Lindungi Anak Kembarnya, Syahnaz Sadiqah Tak Mau Terima Tamu Selama Pandemi Corona

Pengembangan Bahan Ajar Daring Untuk Menuju UMP Baik

Punya Badan Kekar Berotot, Monica Sinatra Diprotes Orangtua dan Sering Dapat Omongan Jelek

Berdasarkan tuduhan yang dijatuhkan kepada dirinya, ia dinyatakan bersalah karena telah melakukan pembunuhan.

Raymond yang merupakan seorang pria asal California ini sebelumnya melakukan live streaming atau siaran langsung, di akun sosial media pribadi miliknya.

Dalam live streaming yang saat itu ia siarkan, ia tengah memegang sebuah senjata dan menunjukkan dua orang tengah terbaring di lantai.

Kedua wanita tersebut terlihat sama sekali tidak bergerak.

Raymond Michael Weber (29), menghadapi dua tuduhan pembunuhan dan saat ini dirinya tengah ditahan di Penjara Solano County, hal ini diungkapkan oleh pihak kepolisian yang berwenang.

Raymond yang merupakan kakak dari rapper lokal bernama Sacramento Marcus Weber yang menggunakan nama panggung Uzzy Marcus.

Kejadian ini bermula saat tetangga Raymond yang sedang melihat live streaming Raymond, merasa sangat khawatir.

Tetangga Raymond pun segera menghubungi pihak kepolisian berdasarkan live streaming yang dilakukan oleh Raymond serta beberapa bukti lainnya.

Pihak kepolisian segera menangani kasus tersebut dan segera mendatangi perumahan militer yang terletak di Vacaville.

Pihak kepolisian tiba pada hari Minggu 31/1/2021) lalu tepatnya pukul 12.42 waktu setempat.

Raymond telah melakukanh berbagai macam aksi kejahatan, sehingga ia telah mempersiapkan diri jika sewaktu-waktu pihak berwenang menangkapnya.

Tim SWAT yang dikirim gagal bernegosiasi dengan Raymond agar menyerahkan diri, namun Raymond selalu mencoba melindungi dirinya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved