Berita Banjarnegara
Polisi Bebaskan Nenek Asal Cilacap yang Mencopet di Banjarnegara Karena Dagangannya Tak Laku
RN (50) seorang wanita asal Cilacap diarak warga karena tertangkap mencopet di Pasar Mandiraja, Banjarnegara.
Bahkan untuk sekedar balik modal saja, kata RN, sulitnya minta ampun.
“Saya di rumah sendiri. Untuk makan sehari-hari biasanya dagang makanan, tapi kan karena lagi sepi, saya melakukan seperti itu (mencopet, red) jauh-jauh dari sana (Sidareja, red) memang butuh,” ungkapnya.
Seperti diberitakan, seorang wanita lanjut usia diduga melakukan aksi pencopetan di Pasar Mandiraja, Banjarnegara, Jawa Tengah.
Aksi sang nenek berhasil digagalkan oleh sejumlah pedagang dan pengunjung pasar.
Dalam video yang diterima Kompas.com, sang nenek tampak pasrah saat seorang pria dewasa mencengkeram tengkuknya.
Pria tersebut menginterogasi nenek dengan kata-kata kasar. Beberapa kali kepala nenek juga tersentak karena kain hijabnya dijambak oleh warga.
Bahkan dari video berdurasi 19 detik tersebut, ada seseorang yang berteriak “Pateni bae (bunuh saja)" kepada sang nenek.
Massa yang semakin gemas lantas mengarak sang nenek menuju polsek setempat.
• Polisi Bubarkan Kerumunan Pendukung Agus Bereng di Depan PN Karanganyar
• Jateng di Rumah Saja, Pasar, Swalayan, dan Pariwisata di Kabupaten Tegal Tetap Beroperasi
• Chord Kunci Gitar Sugeng Tindak Aviwkila
• Selama Januari Indonesia Diguncang 646 Kali Gempa, Ini Daftar Wilayah yang Harus Waspada
Malam harinya, pukul 21.00 WIB, polisi akhirnya dapat menghadirkan korban dan para saksi.
Saat disidang, RN pun mengaku bahwa dirinya memang berusaha mencopet.
Dengan berlinang air mata, nenek ini berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
"Korban sudah memaafkan dan tidak akan melanjutkan laporannya ke pihak berwajib, diselesaikan secara kekeluargaan, toh cuma hilang Rp 100.000," kata Kapolsek Mandiraja Ajun Komisaris Polisi Suyit Munandar. (*)