Hari Kanker Sedunia
YKI Semarang Beri Hadiah Penderita Kanker, Peringati Hari Kanker Sedunia
Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Kota Semarang menyambangi para penderita kanker di Rumah Singgah, Kamis 4 Februari 2021.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) cabang Kota Semarang menyambangi para penderita kanker di Rumah Singgah bagi penderita kanker di Komplek Puri Anjasmoro Blok O, Kota Semarang, Kamis (4/2/2021) sore.
Kunjungan tersebut bagian dari rangkaian Hari Kanker Sedunia atau World Cancer Day yang diperingati pada tanggal 4 Februari.
Tak hanya sekedar berkunjung, para pengurus YKI Semarang yang diketuai oleh Eko Adhi Pangarsa memberikan bingkisan kepada para penderita kanker.
Hadir pula dalam kegiatan itu Bendahara YKI Dik Puspasari, sekretaris CH Nawangsih, pengurus lainnya Budi Setiawan, Dian Indrasari dan lainnya.
Bingkisan tersebut berasal dari pengurus dan para donatur.
Tampak wajah sumringah para penyintas kanker ketika disambangi oleh pengurus YKI Semarang.
"Tentu sangat bahagia karena tak hanya disediakan rumah singgah namun kami diperhatikan melalui kegiatan ini," Kata penderita kanker payudara asal Jepara, Ahyani (52) kepada Tribunjateng.com.
Dia menilai, bantuan YKI Semarang berupa rumah singgah sekaligus akomodasi selama masa perawatan di RSUP Kariadi itu sudah cukup.
Namun ada kegiatan anjangsana para dokter sekaligus pengurus YKI Semarang tentu membuatnya semakin termotivasi untuk sembuh.
"Di sini awalnya mengira tak ada saudara.
Ternyata di rumah singgah Kanker ini saya dapat saudara baru," terangnya.
Sementara itu, Ketua YKI Semarang Eko Adhi Pangarsa mengatakan, pihaknya pada momen hari kanker sedunia ada dua program yang ingin lebih digencarkan di masyarakat.
Pertama terkait pencegahan dan deteksi dini penyakit kanker.
"Tak hanya fokus ke pengobatan namun kami juga akan serius sosialisasikan pencegahan dan deteksi dini," paparnya.
Kedua, sambung dia, pihaknya juga mendukung proses pengobatan penderita kanker.
Terutama terkait biaya-biaya yang timbul tetapi tak tercover BPJS Kesehatan.
"Biaya pengobatan pasien kanker memang ditanggung BPJS namun biaya lain seperti transportasi, biaya hidup dan lainnya kadang terlupakan.
Di situ kami mencoba masuk," terangnya.
Dia melanjutkan, sejauh ini Rumah Singgah YKI Semarang telah menerima puluhan pasien kanker dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.
Di antaranya Temanggung, Blora, Jepara dan daerah lainnya.
Dari sekian pasein kanker yang singgah didominasi oleh pasien kanker serviks.
Adapula pasien lain seperti kanker payudara, kanker paru-paru dan lainnya.
"Mayoritas pasien wanita," katanya.
Menurutnya, pihaknya akan terus membenahi Rumah Singgah YKI Semarang.
Saat ini kapasitas di Rumah Singgah sebanyak 24 pasien.
Diperuntukan untuk warga kurang mampu.
Di dukung dengan beragam fasilitas yang mendukung proses penyembuhan.
Selain itu, pihaknya juga akan menambah jumlah kamar tidur.
"Pada saat tertentu kami belum bisa memenuhi permintaan jumlah pasien kanker sehingga perlu penambahan jumlah tempat tidur," terangnya.
Pengurus YKI Semarang, Budi Setiawan mengungkapkan, Selama masa pandemi Covid-19 pelayanan kanker tak ada kendala.
Pasien kanker dapat berobat seperti biasa hanya lebih ketat di protokol kesehatan.
Terlebih di Rumah Singgah Penderita Kanker YKI Semarang.
"Pelayanan di sini gratis mulai makan, penjemputan dan fasilitas lainnya," jelasnya.
Di sisi lain, pelayanan di Rumah Singgah Kanker YKI Semarang sudah berjalan dengan baik.
Sudah puluhan pasien kanker memanfaatkan pelayanan ini.
Kendati demikian, pihaknya masih menerima uluran donatur bagi pasien kanker.
"Donasi rumah singgah YKI nomor rekening 135-00-1603352-2 Bank Mandiri atas nama YKI Cabang Semarang," tandasnya.
Foto:
(Iwn)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :