Breaking News:

Banjir di Pati

Banjir di Pati, 90 Kolam Lele dan 85 Hektare Sawah Terendam

Sejumlah desa yang berada di sekitar aliran sungai tergenang banjir. Di antaranya Desa Mustokoharjo Kecamatan Pati, Desa Mintobasuki Kecamatan Gabus

Agus mengatakan, sekitar 90 petak kolam lele sudah terendam banjir. Para peternak lele sudah hampir bisa dipastikan merugi.

“Potensi kerugian kalau (ikan lele) sudah siap konsumsi mencapai Rp 40-50 jutaan per petak,” kata dia.

Ia mengatakan, para peternak lele biasanya memasang jaring mengelilingi kolam apabila air banjir sudah mulai naik. Ini upaya untuk mengantisipasi kerugian, mencegah ikan keluar dari kolam.

“Tapi upaya itu juga tidak mejamin bisa aman,” kata Agus.

Teguh Jayadi, peternak lele di Desa Mustokoharjo, mengaku bahwa saat ini dirinya sedang dihantui rasa was-was. Sebab, akibat banjir ini, ia berada di ambang kerugian puluhan juta.

“Saya punya delapan kolam. Sekarang ini enam kolam yang paling saya khawatirkan,” kata dia.

Teguh mengatakan, ia sudah memasang jaring di sekeliling kolam-kolamnya. Jika upaya itu gagal, kerugian puluhan juga sudah menantinya.

“Kalau dari enam kolam itu, rugi bisa sampai Rp 50 juta,” kata dia.

Sementara, di Desa Mintobasuki Kecamatan Gabus, puluhan hektare sawah telah terendam banjir. 

Kepala Desa Mintobasuki Santoso menyebut, boleh dikatakan perekonomian warga telah lumpuh.

Halaman
123
Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved