Breaking News:

Berita Karanganyar

Cegah Kera Keluar Kawasan Grojogan Sewu, Ini yang Dilakukan Pengelola dan Pemcam Tawangmangu

Sementara itu, Pengelola Grojogan Sewu, Sukirdi mengatakan, pengelola memberikan pakan kera sehari dua kali, pagi dan siang.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Situasi di sekitar gapura menuju loket utama Grojogan Sewu Tawangmangu Karanganyar, Sabtu (6/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pemerintah Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar berkoordinasi dengan pedagang buah untuk membantu memberikan pakan kera penghuni Grojogan Sewu.

Camat Tawangmangu, Rusdiyanto menyampaikan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pedagang buah di Pasar Wisata Tawangmangu untuk mencarikan pakan kera

"Saya sudah muter pasar, ada yang buka, ada yang tutup.

Pondok Pesantren Al Iksan Meledak, Hampir Seluruh Bangunan Rusak, Santri Diungsikan

Profil dan Biodata Adi Sastro Pacar Asli Glenca Chysara, Main Bareng di Sinetron Ikatan Cinta

Selain Baju Seksi Andin Ikatan Cinta, Netizen Juga Kritik 2 Adegan Ini: Ga Pantes Depan Mahasiswa

Patroli Gerakan Jateng di Rumah Saja, Plt Bupati Kudus Hartopo: Bubarkan Kerumunan!

Saya tanyakan kepada pedagang ada buah tidak.

Yang kita manfaatkan buah yang tidak layak (jual)," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (6/2/2021). 

Namun pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan pengelola Grojogan Sewu terlebih dahulu.

Lanjutnya, apabila tidak sanggup mengambil buah di pasar, dirinya akan berkoordinasi dengan para relawan. 

Sementara itu, Pengelola Grojogan Sewu, Sukirdi mengatakan, pengelola memberikan pakan kera sehari dua kali, pagi dan siang.

Selain ketela, terkadang pengelola memberikan pakan pisang dan wortel. 

"Selain protokol kesehatan di tempat wisata, kita juga harus memperhatikan kera, supaya tidak mengganggu warga sekitar.

Sekali makan ya sekitar 25 Kg, kadang ketela, wortel, pisang.

Alhamdulilah pakan terjamin," terangnya. 

Sukirdi menuturkan, dalam memenuhi kebutuhan pakan kera, pengelola terkadang juga berkoordinasi dengan pedagang buah di sekitar Balekambang. 

"Buah yang tidak laku kita ambil," ucapnya. (Ais)

Bayi Berusia 5 Bulan Tewas Kejatuhan Pria yang Bunuh Diri Lompat dari Gedung

Video Heboh Air Banjir di Pekalongan Berwarna Merah Darah

2 Warga Semarang Tewas Akibat Longsor, Tim SAR Kesulitan Cari Dermadito yang Tertimbun Cukup Dalam

Dua Warga Kota Semarang Tewas Tersengat Listrik saat Banjir

Penulis: Agus Iswadi
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved