Breaking News:

Berita Pati

Sambangi Korban Banjir, Bupati Pati Haryanto Tekankan Kembali Pentingnya Normalisasi Sungai Juwana

Bupati Pati Haryanto menyalurkan ratusan paket sembako pada korban banjir di empat desa yang berada di Kecamatan Gabus, Sabtu (6/2/2021).

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: M Syofri Kurniawan

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto menyalurkan ratusan paket sembako pada korban banjir di empat desa yang berada di Kecamatan Gabus, Sabtu (6/2/2021).

Keempat desa tersebut ialah Mintobasuki, Banjarsari, Tanjang, dan Kosekan.

Bantuan paket sembako tersebut disalurkannya bersama jajaran Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati.

Pondok Pesantren Al Iksan Meledak, Hampir Seluruh Bangunan Rusak, Santri Diungsikan

Profil dan Biodata Adi Sastro Pacar Asli Glenca Chysara, Main Bareng di Sinetron Ikatan Cinta

Biodata Karlie Fu Suami Ikke Nurjanah: Pekerjaan dan Perjalanan Cinta Mereka, Beda Usia Gak 16 Tahun

Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, KH Atabik Ali Mertua Anas Urbaningrum Meninggal Dunia

Terdapat total 440 paket sembako yang disalurkan.

Masing-masing paket berisi 5 kilogram beras dan 10 bungkus mi instan.

Haryanto menyebut, banjir di tempat-tempat yang ia kunjungi merupakan banjir rutin akibat luapan Sungai Juwana alias Sungai Silugonggo.

Ia meyakini, masalah banjir ini akan terselesaikan apabila proyek normalisasi Sungai Juwana dituntaskan dari hulu ke hilir.

“Saya sudah sering sampaikan ke pemerintah pusat, karena Sungai Juwana ini dikelola Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Tapi sejauh ini penanganan baru sepotong,” ungkap dia.

Menurut Haryanto, tiap kali terjadi banjir, warga Pati mengalami kerugian sangat banyak.

Sebab, sawah tergenang banjir dan mengakibatkan gagal panen.

Ia berharap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bisa memfasilitasi terlaksananya penuntasan program normalisasi Sungai Juwana.

“Kalau hanya dibantu sepotong-sepotong, hanya Rp 50 miliar, Rp 100 miliar, tidak menyelesaikan persoalan.

Mesti tuntas hulu ke hilir supaya bisa mengatasi persoalan,” tandas dia. (mzk)

Dua Warga Kota Semarang Tewas Tersengat Listrik saat Banjir

Video Banjir Semarang Akibatkan Jalan Pantura Demak Macet Parah

Takuda Shiego Bingung Dinamai Kakek Sugiono Oleh Netizen Indonesia

Marco Panari Meninggal, Ibunda Angela Gilsha Kecewa kepada Teman-temannya: Mereka Diam

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved