Breaking News:

Banjir Semarang

Situasi Terkini Banjir Semarang di Genuk, Genangan Masih Setinggi 1 Meter

Banjir Semarang masih menggenangi sebagian wilayah Kota Semarang, Selasa (9/2//2021). Genangan air terbanyak di Genuk, Kaligawe, Trimulyo dan Semarang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Banjir Semarang masih menggenangi sebagian wilayah Kota Semarang, Selasa (9/2//2021) pagi ini.

Genangan air terbanyak dan tertinggi berada di daerah Genuk, termasuk Kaligawe, Trimulyo dan Jalan Raya Semarang-Demak.

Hal itu mengakibatkan mobilitas warga menjadi terhambat.

Politikus Demokrat Tuding Moeldoko Janjikan Kader Rp 100 Juta untuk Muluskan Jadi Ketua Umum

Meski Pigai & Abu Janda Sudah Makan Malam Bareng, KNPI Tetap Tak Cabut Laporan

Tolak Kebijakan Biden Bekukan Penjualan Senjata ke Saudi, Inggris: Kami Punya Tanggung Jawab Sendiri

Diancam KKB Papua, Bupati Intan Jaya & Pegawai Pemkab Tak Berani Ke Kantor, Takut Dieksekusi

Dari pantauan Tribunjateng.com sejak pukul 07.00 hingga 09.30 WIB, hanya kendaraan besar seperti truk dan bus yang dapat melintas Jalan Raya Semarang-Demak.

Sementara kendaraan kecil semisal mobil city car dan motor tidak dapat melintas lantaran tingginya genangan air.

Berdasarkan keterangan dari Kapolsek Genuk Polrestabes Semarang Kompol Subroto, dikatakan bahwa ketinggian air di wilayah Genuk masih sekitar 50 centimeter hingga 1 meter sejak sekitar pukul 05.30 WIB.

“Untuk ketinggian genangan air di depan RSI Sultan Agung masih sekitar 50 hingga 70 meter.
Sementara itu yang berada di bawah Jembatan Tol Kaligawe sekitar 1 meter,” ungkapnya.

Genangan air berakhir di persimpangan Genuk.

Kondisi jalan Kaligawe yang masih terendam banjir sepaha orang dewasa. Hanya kendaraan berat yang berani melintas, Senin (8/2/2021) sore.
Kondisi jalan Kaligawe yang masih terendam banjir sepaha orang dewasa. Hanya kendaraan berat yang berani melintas, Senin (8/2/2021) sore. (Tribun Jateng/Iwan Arifianto.)

BNPB, Korpolairud dan para relawan terlihat berada di lokasi membantu perjalanan warga menggunakan perahu karet.

Bagi pengguna jalan yang terhambat perjalanannya, bisa menggunakan jalan alternatif seperti di Jalan Woltermonginsidi-Genuk dan Arteri Soekarno-Hatta. (tribunjateng/rez)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved