Berita Semarang
Tidak Ada Jembatan Timbang di Kota Semarang, Truk Overload di Ngaliyan Bebas Masuk
Dishub Kota Semarang buka suara soal truk standing di tanjakan Ngaliyan Kota Semarang Rabu 10 Februari 2021.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Daniel Ari Purnomo
Pantauan Tribubjateng.com, posisi truk di lajur kanan.
Arus lalu lintas tersendat akibat kejadian tersebut.
Hal itu diperparah lantaran kondisi jalan menanjak.
Relawan mencoba memecah arus lalu lintas dengan mengarahkan arus ke lajur kiri.
Kondisi truk dan kernet selamat dalam kejadian ini.
Sopir truk Bowo menjelaskan, truk muatan besi dari Surabaya hendak di kirim di sebuah gudang di wilayah Ngaliyan.
Truk saat menanjak di kawasan tersebut tak kuat sehingga bagian depan truk terangkat.
Muatan truk berupa batangan besi seberat kurang lebih 20 ton.
Sedangkan kapasitas truk 11 ton.
"Truk terangkat karena muatan melorot ke belakang saat menanjak," paparnya.
Dia mengatakan, sudah berkali-kali melintasi jalur Ngaliyan.
Namun baru kali ini mengalami kecelakaan.
"Sebenarnya mau kirim malam tetapi ga jadi karena tadi malam hujan.
Jadi kirim agak siang menghindari jam larangan melintas di jalur ini," bebernya.
Dapatkan notifikasi berita terkini melalui channel Telegram tribunjateng.
(*)
Kamu juga bisa bergabung dalam Chat Room kami untuk berbagi informasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/truk-standing-ngaliyan-semarang-1.jpg)