Berita Viral
Bocah 8 Tahun Saksikan Ayahnya Bunuh Putri Pak Kades, Celetukannya Bongkar Penyamaran Pelaku
Anak pelaku yang masih berusia 8 tahun itu pun membongkar sendiri kejahatan sang ayah kepada polisi
Bocah 8 Tahun Saksikan Ayahnya Bunuh Putri Pak Kades, Celetukannya Bongkar Penyamaran Pelaku
TRIBUNJATENG.COM - Peristiwa pembunuhan bocah 7 tahun di Nias yang ternyata adalah putri kepala desa ternyata disaksikan sendiri oleh anak pelaku.
Anak pelaku yang masih berusia 8 tahun itu pun membongkar sendiri kejahatan sang ayah kepada polisi.
Diketahui, jasad PDL (7) ditemukan warga dalam karung goni di Perbuktian Dusun II Desa Bawaziono Kecamatan Lahusa, Nias Selatan, Selasa (9/2/2021).
Saat ditemukan, korban yang merupakan anak dari Masarudin Laia, Kepala Desa Hiliorudua, tewas mengenaskan dengan luka di sejumlah bagian tubuh.
• Ayu Ting Ting Kaya Raya tapi Ogah Pakai Jasa Satpam, Pilih Pajang Tulisan Ini di Pagar Rumahnya
• Tukang Ojek Pengkolan TOP Raih Rekor Muri, Arya Saloka yang Mantan Pemain Kirim Pesan ke Bang Ojak
• Tingkah Kakek Arya Saloka di Sukoharjo saat Nonton Cucunya, TV Langsung Dimatiin Kalau Adegan Gini
Saat pencarian korban, pelaku Aluizaro Laia (47) juga sempat pura-pura ikut mencari korban.
Pelaku berniat menyamar agar tak ketahuan bahwa ialah yang membunuh jasad dalam karung goni tersebut.
Namun sialnya, penyamaran pembunuh anak kades di Nias Selatan dibongkar oleh anaknya sendiri.
Anak pelaku memberi kesaksian bahwa sang ayahlah yang menghabisi putri kepala desa.
Kesaksian anak pelaku
Pembunuhan diketahui terjadi satu hari sebelum jasad korban ditemukan.
PDL sendiri sempat disangka hilang sebelum jasadnya ditemukan.
Hingga kemudian, anak pelaku membongkar sendiri kejahatan sang ayah saat pelaku sedang pura-pura cari jasad korban.
Menurut Arke, anak pelaku menyebut korban sempat melawan dengan menyakar tubuh pelaku saat akan dicekik.
Namun, upaya korban gagal dan justru mengundang amarah pelaku.
"Awalnya ada orang dicurigai tetangga depannya, saksi-saksi juga dibawa, anak pelaku ternyata melihat kejadian," ujar AKBP Arke Furman Ambat, dilansir TribunnewsBogor.com dari TribunMedan.