Breaking News:

Berita Demak

Banjir Sayung Paling Parah di Kabupaten Demak, 25.009 Jiwa Terdampak

Kecamatan Sayung menjadi daerah yang terkena banjir paling parah di Kabupaten Demak.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: M Syofri Kurniawan
Tribun Jateng/Muhammad Yunan Setiawan
Kondisi rumah warga Dukuh Sayung Kulon, Desa Sayung, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak yang terendam banjir, Senin (8/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Kecamatan Sayung menjadi daerah yang terkena banjir paling parah di Kabupaten Demak.

Berdasarkan data yang dirilis BPBD Demak, sebanyak 6.990 KK atau 25.009 jiwa terdampak banjir.

Kepala BPBD Demak Agus Nugroho mengatakan, bencana banjir di Kecamatan Sayung itu terjadi di Desa Prampelan, Desa Tambakroto, Desa Loireng,  Desa Purwosari, Desa Kalisari, Desa Sidorejo, dan Desa Sayung. 

Baca juga: Tersangka Pembunuh Dalang Anom Subekti Sudah Bisa Berkomunikasi, Ini Hal Pertama yang Disampaikan

Baca juga: Miris Bocah 7 tahun Hanya Miliki Berat 7 Kg

Baca juga: Kebakaran Mobil di Batam, Balita Tewas di Kursi Tengah, Sopir Syok Menjerit-jerit di RS

Baca juga: Kejanggalan Rombongan Moge yang Lolos Ganjil Genap dan Antigen di Bogor, Bupati: Jangan Senang Dulu

Banjir terjadi karena air di sungai yang limpas sehingga menggenangi rumah warga.

Agus menyebut, banjir di Desa Pramoelan karena Sungai Seruni menuju Sungai Dombj meluao ke jalan raya dan menggenangi rumah warga.

Selain itu juga banyak sampah menyumbat gorong-gorong sehingga air tidak di Sungai Dombo tidak bisa mengalir dengan lancar.

Sementara itu di Desa Tambakroto, debit air Sungai Seruni yang melintasi desa tersebhr limpas ke permukiman warga dan menggenangu jalan.

Akibatnya, area persawan juga tergenang dan terancam gagal panen.

"215 hektar sawah gagal panen di Kalisari," kata Agus, Sabtu (13/2/2021).

Sampai saat ini banjir yang semula terjadi di enam kecamatan kini mulai surut dan terjadi di kecamatan saja, yakni di Kecamatan Sayung, Kecamatan Karanganyar, dan Karangtengah.

Untuk di Kecamatan Karanganyar jumlah jiwa yang terdampak banjir 1200 jiwa, sedangkan di Kecamatan Karangtengah 2.095 jiwa. (yun)

Baca juga: Pengakuan Vita soal Suami yang Ditangkap Polisi: Mulut Dilakban, Disiksa sampai Kencingnya Berdarah

Baca juga: Ngeri Isu Longsor Timbun Jalan Dieng hingga Diperkirakan Ada Korban, Begini Kejadian Sebenarnya

Baca juga: Kritik Pemberian Gelar Doktor HC Nurdin Halid, Prof BR Dikeluarkan Rektor dari Grup Profesor Unnes

Baca juga: Banjir Sepekan di Kota Semarang, Ratusan Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved