Breaking News:

Berita Semarang

Hujan Pagi Ini dan Dini Hari Besok, Begini Prakiraan Cuaca Kota Semarang 15-16 Februari 2021

Prakiraan cuaca Kota Semarang pada Senin pagi hingga Selasa dini hari (15-16/2/2021), dari BMKG melalui Stasiun Meteorologi kelas II Ahmad Yani.

TRIBUN JATENG/REZA GUSTAV
Ilustrasi prakiraan cuaca Semarang hari ini 

TRIBUNJATENG.COM - Berikut prakiraan cuaca Kota Semarang pada Senin pagi hingga Selasa dini hari (15-16/2/2021), dari BMKG melalui Stasiun Meteorologi kelas II Ahmad Yani Semarang.

Dari keterangan Forecaster BMKG Arif N, ada potensi hujan ringan yang terjadi antara sore-awal malam. 

Sementara itu, laman prakiraan cuaca memperlihatkan bahwa hujan terjadi pagi ini.

Baca juga: Wajah Hasan Begal Sadis Mesuji, Pembunuh Sopir Truk Ayam, Kaki Kirinya Dilubangi Polisi

Baca juga: Gestur Mayat Percil Pebinor Tulungagung Jadi Tanda Tanya, Aib Terbongkar Sebelum Ajal

Baca juga: Setelah Diajak Mabuk, Pria Rusia Ini Membunuh, Memutilasi, dan Memakan Tubuh Teman-temannya

Baca juga: Sumani Akui Dosa ke Pengacara, Bantah 1 Tuduhan Polisi Soal Pembunuhan Keluarga Anom Subekti Rembang

Hujan diprakirakan terjadi hingga siang hari.

Hampir semua wilayah mengalami hujan ringan pada sekitar pukul 10.00 WIB.

Hujan ringan-sedang bisa saja terjadi di enam wilayah di Kota Semarang pada sekitar pukul 13.00 WIB.

Wnam wilayah itu yakni Banyumanik, Gunungpati, Genuk, Mijen, Pedurungan dan Tembalang.

Sebagian wilayah diprakirakan berawan hingga sekitar pukul 22.00 WIB.

Hujan ringan berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah pada Selasa dini hari, yakni pukul 01.00 dan 04.00 WIB.

Angin berhembus dari arah barat daya menuju utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam.

Untuk kelembapan udara berkisar antara 65-85 persen.

Suhu udara berkisar antara 27-31 derajat Celcius.

Sebagai informasi, BMKG sendiri telah memberikan keterangan bahwa Januari-Februari 2021 ini wilayah Jawa Tengah khususnya Kota Semarang tengah memasuki puncak musim hujan.

BMKG mengimbau bahwa masyarakat perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, angin puting beliung, bahkan fenomena hujan es. (tribunjateng/rez)

Baca juga: Profil Sukanto Tanoto, Raja Sawit Indonesia yang Beli Bekas Istana Raja Jerman

Baca juga: Seorang Ibu di Cianjur Melahirkan Tanpa Merasa Hamil, Begini Penjelasan Ahli

Baca juga: 5 Berita Populer: Perjuangan Pria Jambi Lamar Wanita Turki hingga Budayawan Prie GS Meninggal

Baca juga: Beredar Video Kambing Mati Misterius Diserang Gerandong, Warga Lihat Bayangan Hitam

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved