Rabu, 27 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Sragen

Sragen Booming Teror Lempar Batu Orang Misterius: Dia Naik Motor

Kabupaten Sragen dilanda teror pelemparan kaca mobil, khususnya di Jalan Sragen-Solo.

Tayang:
IST
AR warga Sragen Kota mereparasi kaca mobilnya yang pecah akibat lemparan batu OTK di Jalan Raya Sragen-Solo. 

Penulis: Mahfira Putri Maulani

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Teror pelemparan kaca mobil kembali terjadi di Kabupaten Sragen

Kali ini dialami seorang pria yang meminta namanya diinisial AR.

Lokasi kejadian di Jalan Raya Sragen-Solo, tepatnya kawasan pabrik Desa Jetak.

Baca juga: Selepas Subuh, Sopir Truk Dilempar Batu Orang Misterius di Mangkang Semarang, Tawur Pingsan

Baca juga: Satreskrim Polrestabes Semarang Mencari Rekaman CCTV Pelaku Pelamparan Batu di Tugu

Baca juga: Pelempar Batu Misterius Meneror di Tanjakan Silayur Semarang, Pelaku Naik Motor, Sangat Cepat

Baca juga: Pengemudi Ojek Tewas Dikeroyok 6 Anggota KKB, Pelaku Lari Dilempari Batu Warga

Mobilnya dilempar batu orang tak dikenal, Sabtu 13 Februari 2021 malam.

Batu megenai kaca kabin mobil sisi depan.

Peristiwa itu menyebabkan lubang kaca mobil bolong.

Kejadian itu dibagikan oleh sang istri, CN di salah satu group Facebook warga Sragen hari ini, Senin (15/2/2021).

Akibat kejadian ini, kaca depan mobil milik AR pecah.

Meski batu tersebut masuk ke dalam mobil dan kaca pecah, AR yang saat itu mengendarai sendiri tidak mengalami luka-luka.

Kronologi kejadian, AR melaju dari arah Solo menuju ke Sragen dengan mengendarai Honda Mobilio berwarna abu-abu gelap.

"Ketika mendekati TKP, dari arah berlawanan ada dua sepeda motor jejer.

Salah satu dari motor itu berboncengan."

"Dan melemparkan batu ke kaca depan mobil sampai pecah," terang AR ketika dikonfirmasi Tribunjateng.com.

AR menduga, pelaku mengendarai sepeda motor matic.

Dia tidak begitu jelas ketika ingin melihat motor yang dikendarai pelaku karena kurangnya lampu penerangan.

AR sempat berbalik arah dan mengejar pelaku sampai di wilayah Kecamatan Masaran.

Namun pencarian tidak dilanjutkan karena takut salah sasaran.

"Sempat dikejar sampai di Masaran.

Tapi bingung takut salah sasaran, akhirnya pulang daripada nambah masalah."

"Saya engga tau apa maksud dan tujuannya karena jalan dalam keadaan sepi dan saya tidak melanggar marka jalan," terangnya.

Atas kejadian ini, pihaknya hanya bisa pasrah dan memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Sementara itu, Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengatakan sampai saat ini pihaknya tidak menerima laporan dari polsek yang bersangkutan.

Ardi mengatakan untuk antisipasi kejadian yang sama pihaknya akan meningkatkan patroli di wilayah tersebut oleh tim gabungan.

Pihaknya juga akan terlebih dahulu melakukan penyelidikan, agar mengetahui motif pelemparan batu terhadap mobil pribadi tersebut.

"Laporan resmi kita belum dapat.

Kalau untuk antispasi kejadian yang sama kita akan tingkatkan patroli di wilayah tersebut untuk mengantisipasi."

"Dari tim gabungan Sabhara, dari lalulintas juga dari Polsek.

Kita juga akan melakukan penyelidikan, agar tau motifnya apa.

Kadang anak kecil yang iseng juga ada yang melakukan itu," terangnya. (*)

Baca juga: Orangtua Siswa Melaporkan Tiga Serangkai Solo ke Polda Jateng, Soal Buku Pak Ganjar Tak Salat

Baca juga: Wajah Hasan Begal Sadis Mesuji, Pembunuh Sopir Truk Ayam, Kaki Kirinya Dilubangi Polisi

Baca juga: Masih Ingat Konsumen Marah-marah ke Kurir COD? Kasusnya Memanas: Netizen Boleh Marah, Jangan Hujat

Baca juga: Benk Mintosih Murka Ulah PSK Michat Sengaja Posting Nama Hotel: Wajah Mereka Taruh di Front Office

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved