Breaking News:

Berita Slawi

Saat Kondisi Bencana dan Membutuhkan Bantuan BPBD Kabupaten Tegal Bisa Hubungi Nomor Ini

Akses jalan menuju objek wisata Guci tepatnya di Clirit View kembali ambles mencapai 1 meter. 

Istimewa
Bupati Tegal, Umi Azizah, saat memantau lokasi jalan menuju objek Wisata Guci dan sekitarnya yang retak karena pergerakan tanah akibat intensitas hujan tinggi, Sabtu (13/2/2021) kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Hujan deras sejak Jumat (12/2/2021) lalu mengakibatkan beberapa kejadian seperti longsor, pohon tumbang, akses jalan juga mengalami patahan, berlubang, bahkan sampai ambles. 

Kondisi ini tersebar di beberapa wilayah di Kabupaten Tegal khususnya daerah atas yaitu Kecamatan Balapulang tepatnya di Kalibakung, Kecamatan Bojong, dan Kecamatan Bumijawa.

Bahkan hari ini Minggu (14/2/2021) akses jalan menuju objek wisata Guci tepatnya di Clirit View kembali ambles yang sebelumnya 70 cm saat ini mencapai 1 meter. 

Sehingga terjadi kepadatan kendaraan karena diberl

Bupati Tegal, Umi Azizah, saat memantau lokasi jalan menuju objek Wisata Guci dan sekitarnya yang retak karena pergerakan tanah akibat intensitas hujan tinggi, Sabtu (13/2/2021) kemarin.
Bupati Tegal, Umi Azizah, saat memantau lokasi jalan menuju objek Wisata Guci dan sekitarnya yang retak karena pergerakan tanah akibat intensitas hujan tinggi, Sabtu (13/2/2021) kemarin. (Istimewa)

akukannya buka tutup jalan supaya arus lalu lintas tetap bisa berlangsung meski tersendat. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal, Jaenal Dasmin, terlihat memantau lokasi jalan yang kembali ambles bersama dengan tim nya. 

Ia memantau penambalan jalan oleh petugas dari DPU Kabupaten Tegal dibantu anggota Polres dan Polsek setempat serta warga sekitar, sekaligus memantau arus lalu lintas di lokasi. 

Jaenal menyampaikan, bagi warga masyarakat yang mendapati kondisi bencana dapat langsung menghubungi pusat dan pengendalian operasi bencana (Pusdalop) BPBD Kabupaten Tegal. 

"Kalau menemukan kondisi bencana, langsung laporkan ke layanan Pusdalop kami di nomor 085328900028 yang aktif 24 jam non stop, kami siap melayani," kata Jaenal, pada Tribunjateng.com, Minggu (14/2/2021). 

Di lokasi yang sama, Kepala DPU Kabupaten Tegal Heri Suhartono menjelaskan, kondisi tanah di ruas jalan ambles ini masih terus bergerak. 

Indikasinya patahan jalan semakin melebar. Untuk mengatasi ini, pihaknya akan terus memantau selama satu minggu ke depan.

Heri berencana, jika kondisi tanah sudah tidak lagi bergerak, pihaknya akan mengganti urugan pasir dan krikil tersebut dengan material permanen seperti aspal dua lapis.

"Waktu pemantauan kemarin jalan turun (ambles) sudah 70 cm, nah sekarang nambah lagi jadi sekitar 1 meter lebih. Sehingga setiap hari akan kami maksimalkan dengan melakukan pemantauan dan pembetulan, sampai kondisi mantap tidak ada lagi pergerakan. Jalur ini ikut kewenangan pemerintah Kabupaten Tegal sehingga kami berusaha semaksimal mungkin minimal bisa dilewati dulu oleh pengguna jalan," tandas Heri. (*)

Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved