Berita Regional
Pakai Sendok, 2 Tahanan Jebol Tembok lalu Kabur dari Polsek
Dua tahanan kabur setelah menjebol dinding penjara menggunakan sendok pada Kamis (18/2/2021) malam.
TRIBUNJATENG.COM, PONTIANAK – Dua tahanan kabur setelah menjebol dinding penjara menggunakan sendok pada Kamis (18/2/2021) malam.
Setelah kejadian tersebut, Kapolsek Pontianak Utara AKP Hery Purnomo dicopot dari jabatannya.
“Insya Allah betul (dicopot),” kata Kapolres Pontianak Kombes Pol Leo Joko Triwibowo saat dihubungi, Minggu (21/2/2021).
Baca juga: Pilu, Ibu Berkursi Roda Ditelantarkan Anak di Pinggir Jalan Malam-malam: Tak Mau Urus Ibunya
Baca juga: Cara Unik Photocycle Community Semarang Bantu Pedagang: Nglarisi Sedulure Dewe
Baca juga: Tradisi Aneh, Bocah 12 Tahun Dipaksa Makan Banyak Biar Gendut, Kemudian Dinikahkan dengan Pria Tua
Baca juga: Waspada, Banjir Bakal Terjang Jakarta Siang Ini, Ketinggi Air Bendungan Katulampa 90 Sentimeter
Menurut Leo, AKP Hery Purnomo dimutasi menjadi Kasubbag Dalops Bagian Operasional Polres Kayong Utara.
Sedangkan jabatan Kapolsek Pontianak Utara diisi AKP Feby Rando yang sebelumnya menjabat Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu.
Propam Polda Kalimantan Barat dan Biro Pengamanan Internal (Paminal) memeriksa langsung penyebab kaburnya dua tahanan tersebut.
Propam Polda Kalimantan Barat melihat prosedur penjagaan yang dilakukan polisi di penjara.
“Secara kedinasan, kita ada fungsi Paminal dan Porpam yang bekerja untuk melihat prosedur personel jaga.
bersalah atau tidak, nanti akan diputuskan saat sidang,” ujar Leo.
Sebelumnya, Faisal dan Meki tahanan Polsek Pontianak Utara diringkus setelah melarikan diri pada Kamis (18/2/2021).
Tahanan tersebut kabur setelah mengikis dinding penjara dengan sendok yang telah ditajamkan.
Faisal merupakan dalang di balik tindakan itu.
Ia memiliki ide mengikis dinding sel dengan sendok yang ditajamkan.
Untuk mengelabui petugas, saat mengikis tembok, salah satu di antaranya berpura-pura mengaji.
Setelah tembok penjara berlubang, mereka melewati celah itu untuk kabur.