Berita Jateng
RS Minta Ruang Isolasi Berangsur Ditutup, Kasus Covid Turun? Ganjar Minta Jangan Terburu-buru
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta rumah sakit tak tergesa-gesa menutup pelayanan ruang isolasi.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Semakin banyak pemeriksaan Covid-19 yang dilakukan suatu daerah, maka positivity rate-nya akan semakin turun karena semakin banyak kasus yang ditemukan.
Terkait hal tersebut, Ganjar mengatakan akan terus menggenjot tracing dan testing di samping vaksin yang terus digulirkan.
"Ini yang kami kejar. Ada PPKM Mikro tracer (petugas pelacak) ditambah dari unsur TNI dan Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas)," terangnya.
Petugas tracer tambahan ini untuk membantu personel kesehatan baim dari Puskesmas atau rumah sakit setempat.
Pada pelaksanaan PPKM Mikro, pemerintah memperbanyak tes atau pemeriksaan Covid-19 baik dengan PCR maupun rapid test antigen.
Ia menargetkan tracer bisa melacak 15-30 kontak erat pasien yang terkonfirmasi Covid-19.
"Selama ini kan kita cuma bisa 3 sampai 5 (untuk satu orang tracer). Nanti, targetnya satu tracer bisa melacak 30 orang, tapi kalau 15 sudah cukup bagus," imbuhnya.
Sementara, terkait keterisian ruang isolasi covid, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo menuturkan terus menurun. Artinya, pasien covid yang dirawat sedikit.
"Tingkat keterisian untuk ICU 38,08 persen dan tempat tidur isolasi hanya 33,01 persen," terangnya.
Menurutnya, sejumlah rumah sakit mengusulkan menutup layanan isolasi Covid-19 di tempatnya masing-masing dan menjadikan ruangan-ruangan itu untuk perawatan non-Covid-19.
Yulianto menuturkan angka kasus aktif juga terus mengalami penurunan, dari 8.230 pada pekan sebelumnya, pekan ini kasus aktif 7.300.
Ia menambahkan selama dua pekan berturut-turut, tidak ada satu daerah dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang masuk kategori risiko tinggi atau zona merah Covid-19.
Dari 5 kabupaten/kota yang masuk zona merah pada 25-31 Januari yakni Kendal, Karanganyar, Cilacap, Blora dan Kebumen, pada dua pekan selanjutnya yakni 1-7 Februari dan 8-14 Februari, tidak ada daerah yang masuk zona merah.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ganjar-16022021.jpg)