Breaking News:

Berita Features

Kisah Slamet Pencuri yang Babak Belur Diamuk Massa, Kini Insyaf dan Nyantri di Ponpes Alif Baa

Dari sebuah desa di dataran tinggi Banjarnegara, beberapa bulan lalu, Slamet (16) nekat pergi ke kota Banjarnegara

Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
TribunJateng.com/Khoirul Muzaki
Seorang pemuda salat di masjid Ponpes Alif Baa, Mantrianom, Bawang, Banjarnegara 

TRIBUNJATENG. COM,BANJARNEGARA - Dari sebuah desa di dataran tinggi Banjarnegara, beberapa bulan lalu, Slamet (16) nekat pergi ke kota Banjarnegara.

Tetapi sampai di sana ia mengaku tersesat.

Hingga langkah anak putus sekolah itu sampai di pasar induk Banjarnegara.

Ia bingung. Perutnya keroncongan. Pikirannya kacau.

Slamet tak mampu lagi menahan lapar.

Di tengah kota, makanan jenis apapun, hampir semuanya tersedia.

Baca juga: Wawali Tegal Jumadi Gagal Ngantor karena Pintu Kantor Terkunci, Ajudan dan Sopir juga Ditarik

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini 23 Februari: Andin Pasang Muka Sangat Kecewa Dengar Pertanyaan Aldebaran

Baca juga: Apakah Vaksin Covid-19 Gratis untuk Semua? Berapa Harganya Jika Mau Vaksin Mandiri?

Baca juga: Banyak yang Percaya Mencuci Vagina Setelah Berhubungan Seks Bisa Cegah Kehamilan, Benarkah?

Banyak toko memajang makanan.

Tetapi tentu saja, tidak ada yang gratisan.

Ada harga pada setiap barang.

Slamet sulit menjangkaunya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved