Breaking News:

DPRD Jateng

DPRD Jateng Minta Pemerintah Tata Sistem Pendaftaran Vaksinasi, Biar Warga Tak Berkerumun

Quatly Abdulkadir Alkatiri, menuturkan harus ada penataan sistem pendaftaran vaksinasi covid untuk mencegah kerumunan warga.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Mamdukh Adi
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng, Quatly Abdulkadir Alkatiri saat menerima vaksin. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Vaksinasi tahap pertama dinilai lebih mudah dalam pelaksanaannya.

Lantaran sasarannya khusus kepada tenaga kesehatan (nakes).

Sementara, pada tahap kedua ini dengan target petugas pelayanan publik, ada lebih banyak kelompok masyarakat dengan beragam latar belakang yang akan divaksin.

Antara lain aparatur sipil negara (ASN), Polri, TNI, pegawai bank, pekerja media, pedagang, pegawai BUMN, BUMD, anggota DPRD, dan sebagainya.

Oleh karena itu, harus ada metode pelayanan vaksinasi agar cepat dan tidak ada penumpukan massa.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jateng, Quatly Abdulkadir Alkatiri, menuturkan harus ada penataan sistem pendaftaran vaksinasi covid untuk mencegah kerumunan warga.

"Petugas vaksinasi harus merapikan urutan. Sehingga urutan rapi dan sudah dibuat jadwalnya sehingga tidak terjadi antrean panjang yang bikin kerumunan," kata Quatly usai melaksanakan vaksinasi di Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks Kantor Pemprov Jateng, Rabu (24/2/2021).

Jika memungkinkan, kelompok target sasaran vaksinasi diberitahu jam yang spesifik kapan mereka bisa memperoleh vaksin.

Kelompok masyarakat yang besar misalnya para pedagang di pasar. Tidak memungkinkan jika semua pedagang melaksanakan vaksin serentak dalam sehari tanpa dibagi waktu atau jamnya.

"Pedagang pasar misalnya, harus didata by name dan by address. Lalu kepala atau lurah pasar bisa berkoordinasi dengan petugas vaksin untuk mengatur penjadwalan para pedagang pasar," jelas politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved