Breaking News:

DPRD Jateng

Komisi E DPRD Jateng: Saatnya Bikin Relawan Bencana Tingkat RT

Untuk itu, perlu dibentuk relawan tanggap bencana hingga level RT. Supaya ada tindakan cepat

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Istimewa
Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto. 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Bencana hidrometeorologi kerap terjadi di Jawa Tengah saat musim hujan tiba.

Banjir, tanah longsor, tanah bergerak, merupakan bencana yang mendominasi.

Wilayah yang berada pantai utara (pantura) Jateng, merupakan langganan banjir.

Sedangkan di sisi tengah yang berkontur pegununungan, lebih banyak bencana longsor.

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jateng, pada Oktober hingga Desember 2020, terjadi 704 bencana hidrometeorologi.

Meliputi 148 bencana banjir, 154 angin kencang yang menimbulkan kerusakan, 138 kejadian tanah longsor, 6 kejadian gelombang pasang dan 1 gempa bumi.

Sementara secara keseluruhan per Januari hingga 25 Februari 2021 terjadi 581 bencana banjir dan longsor.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto mengatakan banyaknya bencana hidrometeorologi menuntut kesigapan semua pihak, tidak hanya pemerintah.

"Untuk itu, perlu dibentuk relawan tanggap bencana hingga level RT.

Supaya ada tindakan cepat," kata Yudi, Minggu (28/2/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved