Berita Pemalang
Doa Udin Penjual Nasi Goreng Asal Pemalang: Semoga Perekonomian Semakin Membaik
Udin terlihat sangat bersemangat, sembari mendorong gerobak ia membunyikan wajan mengunakan spatula logam.
Penulis: budi susanto | Editor: m nur huda
Penulis : Budi Susanto
TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Cahaya tak seberapa terang terlihat dari kejauhan, di tengah remang-remang lampu pemukiman di wilayah Bojongbata Kecamatan Pemalang.
Cahaya itu berasal dari petromak di gerobak nasi goreng yang didorong oleh Udin (40), warga Desa Jrakah Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang.
Udin terlihat sangat bersemangat, sembari mendorong gerobak ia membunyikan wajan mengunakan spatula logam.
Tak begitu lama, Udin pun sampai di perempatan tempat ia beristirahat sembari menunggu pelanggan.
Meski telah lewat tengah malam, namun Udin tak mengakhiri penantiannya. Bahkan ia kembali memberi tanda dengan memukul wajan.
Mendengar suara tersebut, dua orang lelaki keluar dari rumahnya dan memesan nasi goreng buatan Udin.
Ia pun bergegas meracik nasi goreng dan melayani pelanggannya yang sedang kelaparan.
Melihat semangat Udin, satu di antara pelanggan bertanya, apa yang menyulut semangatnya.
Udin pun menjawab, beberapa hari terakhir pendapatannya mulai meningkat tak seperti awal pandemi Covid-19.
"Lumayan sekarang, bisa habis 20 sampai 30 porsi setiap malam. Kalau awal pandemi paling hanya 2 sampai 5 porsi," paparnya, Selasa (2/3/2021) dini hari.
Sambil menyajikan nasi goreng yang dipesan pelanggan, Udin mengucap syukur karena bisa membawa pulang Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu setiap hari.
"Kalau seperti ini saya semangat, ya Alhamduliah," katanya.
Udin merupakan penjual nasi goreng keliling, yang saben hari menjajakan dagangan di wilayah Bojongbata Pemalang.
Sedari pukul 19.00 WIB ia sudah mendorong gerobak nasi goreng mengitari pemukiman warga.