Breaking News:

Berita Kudus

BP Jamsostek Kudus Salurkan Klaim Rp 63 Juta Kepada Ahli Waris Pegawai BPR BKK Lasem

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Kudus menyerahkan klaim sebesar Rp 63 Juta kepada ahli waris pegawai BPR BKK Lasem.

Penulis: raka f pujangga | Editor: rival al manaf
Istimewa
Direktur Utama BPR BKK Lasem, Mokh. Suwarno ‎menyerahkan klaim kepada ahli waris, Lasih, didampingi Kepala BP Jamsostek Cabang Kudus, Multanti, di kantor BPR BKK Lasem, Kamis (4/3/2021).‎ 

Penulis: Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Tenaga Kerja (BP Jamsostek) Kudus menyerahkan klaim sebesar Rp 63 Juta kepada ahli waris pegawai BPR BKK Lasem, Kamis (4/3/2021).

Kepala BP Jamsostek Cabang Kudus, Multanti, melakukan kunjungan kepada Direktur Utama BPR BKK Lasem dan penyerahan klaim.

Multanti mengatakan, klaim tersebut dibayarkan kepada ahli waris dari peserta yang terdaftar sebagai peserta Penerima Upah (PU) BP Jamsostek pada program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Penyerahan santunan diserahkan Kepala BP Jamsostek Kantor Cabang Kudus Multanti kepada Direktur Utama BPR BKK Lasem Mokh. Suwarno yang diterima langsung ahli waris yaitu Lasih selaku istri almarhum Subati yang berdomisili di Desa Sulang, Kabupaten Rembang.

"Kami serahkan secara simbolis kemanfaatan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan dengan jumlah total Rp 63,4 juta dengan rincian Jaminan Kematian (JKM) Rp 42 juta yaitu santunan berkala yang dibayarkan sekaligus sebesar Rp 12 juta, biaya pemakaman sebesar Rp 10 juta, santunan kematian Rp 20 juta ditambah dengan Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp 21,4 juta serta tambahan beasiswa untuk biaya pendidikan ke 2 anak nya yang ditinggalkan," ujar Multanti. 

Multanti mengingatkan kepada masyarakat, pekerja, terlebih para pelaku usaha, baik yang penerima upah maupun bukan penerima upah sangat penting menjadi peserta BP Jamsostek.

"Agar risiko-risiko yang terjadi dalam hubungan dengan pekerjaan dalam yang dilakukan mendapatkan kepastian jaminan," ujar dia.

Manfaatnya sangat banyak, contohnya almarhum Subati yang mendapatkan santunan Jaminan Kematian.

Almarhum semasa hidupnya merupakan driver BPR BKK Lasem yang meninggal karena sakit yang menjadi peserta sejak tahun 2012.   

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved