Breaking News:

Berita Slawi

Lebih Dari 146 Ribu Keluarga di Kabupaten Tegal Akan Terima Bantuan Sembako, Kamu Termasuk?

Kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih dan pandemi Covid-19 yang belum bisa diprediksi kapan berakhirnya, mendorong Pemerintah.

Istimewa
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal Nurhayati, saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.  

Penulis: Desta Leila Kartika 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI – Kondisi perekonomian yang belum sepenuhnya pulih dan pandemi Covid-19 yang belum bisa diprediksi kapan berakhirnya, mendorong Pemerintah untuk melanjutkan kembali program bantuan sosial di tahun 2021. 

Setidaknya, 146.640 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Tegal akan mendapat bantuan sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI, dimana 71.877 keluarga di antaranya juga sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tegal Nurhayati, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Jumat (5/3/2021). 

Nurhayati menjelaskan jika penyaluran bantuan sosial (bansos) tahun 2021 ini relatif sama dengan tahun 2020 lalu, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

Baca juga: Jadwal Bioskop Kota Semarang Jumat 5 Maret 2021, 10 Minutes Gone Tayang Hari Ini

Baca juga: Gisel dan Nobu Kompak Tak Hadiri Panggilan Kejaksaan, Ini Alasannya

Baca juga: Anak Dalang Anom Rembang Ngamuk Lihat Adegan Sumani Meremuk 4 Kepala Keluarganya: Bajingan Kowe!

“Jenis bansos yang dialokasikan tahun ini masih relatif sama dengan tahun 2020 lalu seperti PKH, bansos tunai atau BST, bansos sembako dari Kemensos, dan Kartu Jateng Sejahtera (KJS) dari Pemprov Jateng. Sementara untuk bansos paket sembako dari provinsi dan Pemkab Tegal dihilangkan karena sudah terintegrasi dengan bansos pusat,” jelas Nurhayati. 

Adapun bansos berupa paket sembako beras sebanyak 20 kilogram untuk keluarga penerima manfaat dari Pemkab Tegal tahun ini, dikhususkan bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. 

Alokasi jumlah bantuan yang disiapkan sebanyak 1.500 paket dan sudah terealisasi 1.100 paket, tinggal menyisakan 400 paket lagi.

“Bagi pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri dan hendak mengakses bansos sembako bisa mengajukannya melalui pemerintah desa setempat. Selanjutnya Pemdes akan menyampaikan informasi ini ke kami di Dinas Sosial. Data tersebut akan kami sinkronkan dengan data pasien positif di Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal sebelum bantuan beras ini kita distribusikan,” terang Nurhayati.

Sementara itu, pihaknya juga akan menggelontorkan Program Jaminan Hidup Lanjut Usia (Jadup Lansia) di tahun 2021 ini. 

Halaman
12
Penulis: Desta Leila Kartika
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved