Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Rektor Unnes Buka Peringatan Dies Natalis ke-56, Gemilang untuk Indonesia Maju

Rektor Unnes Prof Fathur Rokhman, membuka peringatan dies natalis ke-56 yang digelar luring dan daring.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: sujarwo
Istimewa
Rektor Unnes, Fathur Rokhman, menerima penghargaan dari Direktur Leprid, Paulus Pangka, usai pembukaan dies natalis ke-56, Senin (8/3/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof Fathur Rokhman, membuka peringatan dies natalis ke-56 yang diselenggarakan luring dan daring di Rektorat Unnes, Senin (8/3/2021).

Karena situasi masih pandemi, dies natalis Un

Rektor Unnes, Fathur Rokhman, menerima penghargaan dari Direktur Leprid, Paulus Pangka, usai pembukaan dies natalis ke-56, Senin (8/3/2021).
Rektor Unnes, Fathur Rokhman, menerima penghargaan dari Direktur Leprid, Paulus Pangka, usai pembukaan dies natalis ke-56, Senin (8/3/2021). (Istimewa)

nes tahun ini akan dilaksanakan dengan normal baru sehingga berbeda dari dies natalis tahun-tahun sebelumnya.

"Sebaliknya, aneka pembatasan yang kita alami justru harus kita sikapi secara positif dengan meningkatkan produktivitas dan inovasi," kata Fathur.

Fathur menyampaikan, peringatan dies natalis ke-56 Unnes harus dibuka dengan perasaan syukur dan bangga. Alasannya, sejumlah prestasi telah ditorehkan selama pandemi.

Di antaranya, Unnes menjadi perguruan tinggi terfavorit ke-4 nasional dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021, dengam jumlah pendaftar mencapai 40 ribu. Jumlah tersebut mengalami kenaikan lebih dari 16 ribu dibanding tahun lalu.

Unnes juga menerima penghargaan sebagai perguruan tinggi PTNH dan BLU peringkat 1 dalam kinerja anggaran tahun 2020.

"Berbagai prestasi itu merupakan buah dari kerja keras dan kerja cerdas kita semua, civitas academica Unnes. Kita telah membuktikan bahwa tantangan internal dan eksternal yang kita hadapi telah membuat Unnes semakin besar, semakin hebat, dan semakin bereputasi," terangnya.

Fathur menjelaskan tentang dipilihnya 8 Maret 2021 sebagai pembukaan dies natalis Unnes tahun ini. Berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 271 Tahun 1965 yang ditandatangani oleh Soekarno, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Semarang sebenarnya berdiri 8 Maret 1965.

Hal ini didasarkan pada Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 40 Tahun 1965 yang menjadi landasan hukum pendirian IKIP Semarang.

"Adapun 30 Maret 1965 yang selama ini kita kenal sebagai hari kelahiran IKIP Semarang adalah hari ketika Presiden Sukarno mengesahkan Peraturan Menteri tentang pendirian IKIP Semarang," jelasnya.

Pada dies natalis ke-56, Unnes mengusung tema Unnes Gemilang Untuk Indonesia Maju. Fathur menyampaikan kegemilangan merupakan kondisi ketika tidak hanya baik dan unggul, tetapi bercahaya terang oleh prestasi dan kebaikan-kebaikan yang dilakukan.

"Dalam konteks spesifik Unnes hari ini, komitmen gemilang harus direalisasikan dalam tujuh bentuk," tandasnya.

Kegemilangan itu meliputi, pertama, kegemilangan dalam kepakaran dosen. Dikatakannya, setiap dosen harus memiliki keilmuan yang unggul dan diakui masyarakat luas. Untuk mencapai kegemilangan ini, publikasi dan inovasi harus dilakukan secara berkelanjutan sesuai road map kepakaran masing-masing dosen.

Kedua, gemilang dalam integritas melayani dengan layanan prima. Menurut Fathur, hal itu dipastikan dengan mahasiswa, orang tua, alumni, mitra kerja, dan stakeholder lain mendapatkan pelayanan prima di semua lini pelayanan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved