Breaking News:

DPRD Jateng

DPRD Jateng: Tak Perlu Ada Refocusing, Anggaran Bisa untuk Kepentingan Ekonomi

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah meminta refocusing anggaran 2021 untuk penanganan covid.

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
Tribun Jateng/ Mamdukh Adi
Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto (kanan) saat acara diskusi bersama Tribun Jateng 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah meminta refocusing anggaran 2021 untuk penanganan covid dapat menekan penyebaran wabah.

Artinya, setiap anggaran yang dialokasikan bisa efektif dan tepat guna agar kasus pandemi tidak bertambah.

Menekan penambahan kasus Covid-19 harus dijadikan indikator penggunaan anggaran yang bersumber dari Biaya Tidak Terduga (BTT) ini.

Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto, baru-baru ini mengatakan belum menerima nilai refocusing yang diajukan eksekutif atau pemerintah provinsi.

"Kami belum tahu. Belum menerima laporan," kata pria yang akrab disapa Krebo ini.

Ia juga belum mengetahui anggaran refocusing 2021 itu nantinya akan digunakan untuk apa saja.

"Kami belum tahu digunakan untuk apa saja. Apakah untuk vaksin atau apa. Informasinya nilainya (refocusing) Rp 1 triliun itu juga saya dengar dari teman-teman, tapi kami belum dapat laporan resminya," jelasnya.

Namun demikian, ia berharap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemprov Jateng bisa difokuskan untuk pembangunan. Lantaran untuk vaksinasi sudah anggaran dari pemerintah pusat.

"Kalau saya pribadi inginnya tidak ada refocusing. Vaksin kan dananya dari pusat," tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Ketua DPRD Jateng, Quatly Abdulkadir Alkatiri. Ia menyampaikan alokasi anggaran untuk vaksinasi itu tidak diperlukan karena sudah disusun pemerintah pusat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved