Berita Semarang
Dukun Pengganda Uang Ritual Jenglot Tipu Warga Semarang, Uang Rp 150 Juta Buat Nikah Raib
Misnah, bukan nama sebenarnya hanya bisa menangis saat disambangi Tribunjateng.com di rumahnya di wilayah Tembalang, Kota Semarang, Kamis (18/3/2021)
Penulis: iwan Arifianto | Editor: galih permadi
Dia pun bersabar menunggu tiga bulan agar uangnya berlipat hingga ratusan juta.
Sayangnya, baru dua minggu berjalan, dia sudah diberitahu pelaku agar mendatangi rumah kontrakan pelaku.
Pelaku menyebut agar korban mencari uang lagi agar kerja jenglot dalam mencari uang maksimal.
Dia pun mencari pinjaman ke temannya sebesar Rp 20 juta.
"Aku pinjam Rp 20 juta diberi bunga sama temen 10 persen," katanya.
Selang dua bulan kemudian, dia harus membayar uang pinjaman itu sehingga memilih untuk menjaminkan BPKB mobil anaknya di sebuah BPR di Semarang.
Adanya koneksi di BPR tersebut,membuatnya mudah mendapat pinjaman sebesar Rp 60 juta.
"Uang tersebut saya bayarkan utang sebesar Rp 20 juta plus bunga 10 persen.
Entah kenapa saya terbujuk lagi ke dukun itu.
Uang sisa pinjaman BPR sebesar Rp 20 juta tak kasih ke dukun lagi untuk digandakan," terangnya.
Saat tiba waktu tiga bulan yang dijanjikan pelaku, dia diminta pelaku untuk membuat sesaji tujuannya agar uang gaib hasil buruan jenglot ratusan juta bisa dicairkan.
Saat prosesi itu pelaku beralibi harus ada getah tanaman Gadung sejenis tanaman umbi-umbian yang tumbuh di hutan.
Namun getah tanaman itu tak berhasil ditemukan sehingga jenglot tak bisa pulang untuk membawa uang hasil dari bank.
Dia mengaku, terus diperdaya pelaku hingga menguras uangnya.
Pada pertengahan bulan Agustus 2020 dia sudah mulai curiga ke pelaku dan berharap uangnya yang dimasukan ke kotak belakang tirai tempat ritual dukun Supriyono agar segera dibongkar.