Breaking News:

DPRD Jateng

Denny Septiviant Jadi Anggota DPRD Jateng Gantikan Romli Mubarok PKB

Denny Septiviant resmi menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah.

Istimewa
Denny Septiviant. 

Penulis: Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Denny Septiviant resmi menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggantikan almarhum Romli Mubarok, Senin (22/3/2021).

Pengambilan sumpah janji dipandu Ketua DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto dan disaksikan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di Gedung Berlian DPRD Jateng Jalan Pahlawan.

"Kami ucapkan selamat kepada Mas Denny yang hari ini bergabung dengan kami anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. Semoga bisa bekerja sama dengan baik antara eksekutif dan legislatif untuk menciptakan Jateng yang maju dan mencapai cita-cita Indonesia maju," kata Bambang Kusriyanto.

Denny menjadi pengganti antar-waktu anggota DPRD Jateng untuk sisa masa jabatan 2019-2024. Dia duduk di Komisi A atau Bidang Pemerintahan dan merupakan anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda).

Pria yang juga menjabat Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Jawa Tengah itu memenuhi syarat sebagai PAW legislator dari PKB berdasarkan perolehan suara di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

Denny merupakan peraih suara terbanyak kedua setelah almarhum Romli Mubarok dari PKB di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 (Grobogan dan Blora).

Data di KPU Jateng, Romli mendapatkan suara 33.351 suara sedangkan Denny 33.332 suara. Artinya, selisih perolehan keduanya hanya terpaut 19 suara. Namun, saat itu, hanya Romli yang bisa maju menjadi anggota dewan.

"Semuanya wis ono garise karo gusti Alloh (semua sudah ada garis dari tuhan). Jadi takdirnya sudah begitu," ucapnya tersenyum ketika ditanya terkait selisih suara yang amat tipis dengan peraih suara terbanyak.

Ia menuturkan, akan mengikuti dan menjalankan program yang ada di Komisi A. Ke depan, ia menegaskan, karena berangkat dari Nahdlatul Ulama (NU) ada beberapa hal yang harus didorong di dalam proses legislasi.

"Kami ingin ada program yang lebih baik dan mendukung sahabat kami di tingkat atau level ranting NU. Itu yang menjadi bahan prioritas kami nanti di Komisi A," jelasnya.

(*)

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved