Berita Video
Video Bangunan Liar Sepanjang Kali Es Dibongkar Satpol PP Kota Semarang
Bangunan liar tersebut sebagian merupakan tempat berjualan dan sebagaian menjadi tempat tinggal warga
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: abduh imanulhaq
"Saya mohon eksekusi perataan sampai di sini dulu. Lainnya kami sepakat minta waktu dua hari. Kami amankan barang-barang yang nantinya bisa dipakai lagi di yempat baru. Kami tidak menghalangi," pintanya.
Sebelumnya, perwakilan pedagang juga telah beraudiensi dengan Pemerintah Kota Semarang dan BBWS Pemali Juana di Balai Kota Semarang beberapa waktu lalu.
Pedagang telah diberi penjelasan mengenai rencana pemerintah melakukan normalisasi Kali Es.
Kepala Satker PJSA BBWS Pemali Juana, Yulius menyampaikan, normalisasi Kali Es ini sebagai upaya penanganan banjir di wilayah timur terutama Pasar Waru dan sekitarnya.
Anggaran normalisasi Kali Es sebesar Rp 58 miliar. Normalisasi akan dilakukan sepanjang 879 meter dengan lebar sesuai lebar u-ditch 2 meter. Sedangkan, sisi kanan dan kiri akan diperkuat dengan urugan tanah.
"Debir air Kali Es sangat terhambat. Perlu adanya normalisasi untuk mengatasi banjir di wilayah tersebut," paparnya saat beraudiensi dengan para PKL yang menempati bantaran sungai, di Gedung Moch Ichsan Balai Kota Semarang, Rabu (24/2/2021) lalu.
Hingga saat ini normalisasi belum bisa berjalan optimal mengingat masih banyak hunian di sepanjang bantaran sungai. Padahal, kata dia, kontrak pekerjaan sudah dimulai pada 21 September 2020 dan akan berakhir tahun ini. Maka, perlu ada upaya pembersihan bantaran agar normalisaai segera dikerjakan. (eyf)
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :