Breaking News:

Berita Kendal

Soal Impor Beras Bupati Kendal Dico dan Wakilnya Basuki Beda Pendapat

Terkait adanya rencana impor beras oleh pemerintah pusat, bupati dan wakil bupati Kendal memiliki pandangan yang berbeda.

IST
Bupati Kendal Dico M Ganinduto dan Wakil Bupati Kendal H. Windu Suko Basuki, SH. 

Penulis: Saiful Masum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Terkait adanya rencana impor beras oleh pemerintah pusat, bupati dan wakil bupati Kendal memiliki pandangan yang berbeda.

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengaku masih menunggu bagaimana kelanjutan rencana tersebut oleh pemerintah pusat.

Ia memastikan, nantinya Pemerintah Kendal akan mengambil kebijakan-kebijakan yang menguntungkan petani.

Artinya, tidak akan mengambil kebijakan yang kontra dengan kepentingan para petani.

"Terkait panen raya padi ini, kami akan cek langsung datanya (di Kendal). Kita akan mengambil kebijakan yang menguntungkan petani, kebijakan yang pro dengan petani," terangnya, Kamis (25/3/2021).

Baca juga: Pemkot Salatiga Usulkan 142 Formasi CPNS dan 209 PPPK ke Kemenpan-RB, Ini Detailnya

Baca juga: Akpol Gelar Belajar Tatap Muka, Semua Taruna Wajib Vaksin Covid-19

Baca juga: Generasi X, Milenial, dan Generasi Z Mendominasi Masyarakat di Blora

Baca juga: Banyak Rumah Kos di Semarang Dijual, Pemasukan Pajak Rumah Kos Menurun 30 Persen Terdampak Pandemi

Berbeda dengan pendapat Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki.

Menurutnya, sebagai pemerintah daerah sudah seharusnya mengambil sikap bijaksana dalam menudukung kebijakan pemerintah pusat.

Meskipun terkadang mengalami penolakan oleh masyarakat, namun dengan tujuan untuk kebaikan masyarakat.

"Meskipun HKTI menolak. Konteks saya berbicara pemerintah harus tegak lurus. Kebijakan pemerintah terkadang terkesan tidak pro kepada masyarakat, sehingga terjadi penolakan. Insha Allah kita akan terus sosialisasi ke masyarakat sehingga nanti mengerti," terangnya.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved