Penangkapan Terduga Terorisme
Densus 88 Pantau Kelompok Jamaah di Yogya yang Diduga Terlibat Terorisme
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan pihaknya tengah memantau kelompok jamaah di Yogyakarta dan Jawa Timur yang diduga terlibat dalam duga
TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan pihaknya tengah memantau kelompok jamaah di Yogyakarta dan Jawa Timur yang diduga terlibat dalam dugaan tindak pidana terorisme.
Diketahui, anggota jamaah itu menjadi salah satu yang telah ditangkap tim Densus 88.
Mereka termasuk ke dalam 60 orang terduga teroris yang ditangkap pasca insiden bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.
Baca juga: Cek-cok dengan Istri, Suami Ngamuk di Rumah Mertua, Keponakan Jadi Sasaran hingga Tewas
Baca juga: Viral Dalang Boyolali Hajar Perangkat Gamelan dengan Godam, Ternyata Ini Alasan Ki Gondho Wartoyo
Baca juga: Pengakuan Terduga Teroris Junaidi, Jemur Bahan Peledak di Depan Rumah 3 Hari, Tetangga Tidak Tahu
Baca juga: Kecelakaan Maut Truk Tabrak Madrasah, 2 Santri Meninggal, 8 Anak-anak Terluka
"Kita juga melaksanakan beberapa pengembangan di Jawa timur kemudian di Jogja ini ada beberapa kelompok yang memang kita amankan yang memang sudah kita pantau ini adalah kelompok-kelompok dari jamaah tertentu," kata Sigit dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (3/3/2021) malam.
Namun, Sigit masih enggan membeberkan lebih lanjut perihal rincian kelompok jamaah yang diduga terlibat dalam tindak pidana teroris tersebut.
Sebaliknya, tim penyidik Densus 88 Antiteror Polri masih terus mendalami kelompok tersebut.
"Tentunya harus kita awasi dan lakukan langkah-langkah penindakan," ujar dia.
Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris Yogya
Densus 88 Antiteror menggeledah rumah terduga teroris berinisial E di RT 9 RW 2, Kelurahan Sumampir, Purwokerto Utara, Banyumas, Jumat (2/4/2021) sore.
Adapun yang bersangkutan ditangkap di Yogyakarta.
Rumah tersebut selama ini merupakan toko buah dan obat-obatan herbal.
Ketua RT 9 Kharisun memastikan aktivitas yang dilakukan oleh Densus 88 hanya melakukan penggeledahan.
"Jadi tadi hanya penggeledehan rumah dan tidak ada penangkapan.
Penghuni yang berada di dalam rumah itu adalah istri dan anaknya, suaminya sudah ditangkap di Jogja," ujar Ketua RT 9 RW 2, Kharisun kepada Tribunbanyumas.com.
Kharisun mengatakan penggeledahan dimulai sekitar pukul 17.00 WIB.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/densus-88_20180515_145930.jpg)