Breaking News:

Terorisme

Kecurangan Pilpres Jadi Alasan Terduga Teroris Zulaimi Agus Jadi Pembuat Bom

Terduga teroris Zulaimi Agus mengungkap alasannya membuat dan menjadi pengajar pembuat bom.

Editor: rival al manaf
TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
Petugas Densus 88 dan Polresta Banyumas mendatangi rumah terduga teroris di Kelurahan Sumampir, Purwokerto Utara, Jumat (2/4/2021) sore. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Terduga teroris Zulaimi Agus mengungkap alasannya membuat dan menjadi pengajar pembuat bom.

Rasa ketidakadilan menjadi latar belakang ia melakukan perbuatan itu.

Ia mengaku ingin menegakan keadilan dengan caranya sendiri.

Baca juga: Pengakuan Terduga Teroris Junaidi, Jemur Bahan Peledak di Depan Rumah 3 Hari, Tetangga Tidak Tahu

Baca juga: Cerita Awal Junaidi Terjerumus Dalam Lingkaran Terorisme, Ikut Kajian di Condet hingga Rakit Bom

Baca juga: Istri Terduga Teroris Sukabumi Terlilit Utang Bank, Jokowi Kirim Bantuan Uang Lewat Staf Khusus

Baca juga: Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Sampangan Semarang, Warga Sekitar Pilih Bungkam

Zulaimi Agus, sebelumnya ditangkap tim Densus 88 Antiteror Polri di Bekasi.

Ia kemudian mengungkapkan alasannya menjadi pembuat dan pengajar bom aseton peroksida (TATP).

Motif tersebut diungkapkan Zulaimi melalui video yang tersebar di kalangan awak media.

Dalam video itu, dia mengatakan motivasi utamanya lantaran tidak ada lagi keadilan di Indonesia.

Ketidakadilan tersebut pertama kali dirasakannya saat kerusuhan demonstrasi menuntut adanya dugaan kecurangan pilpres di Kantor Bawaslu, Sarinah, Jakarta Pusat pada 21-22 Mei 2019 lalu.

"Saya Zulaimi Agus, saya belajar TATP atau Aseton Peroksida sejak pasca kerusuhan Mei 21 - 22 di depan Bawaslu."

"Saya belajar membuat bahan tersebut dari blog blog internet dengan cara mengaktifkan VPN," kata Zulaimi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved