Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Banjir Bandang NTT

Kesakisian Warga Tentang Aksi Heroik Kapitan Corebima Selamatkan Warga dari Banjir Bandang Adonara

Kapitan Corebima masih belum diketahui keberadaannya setelah banjir bandang menerjang Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT)

Editor: rival al manaf
Istimewa
Banjir bandang menerjang wilayah Waiwerang di Pulau Adonara Kabupeten Flores Timur pada Sabtu 3 April 2021. Flotim menjadi salah satu wilayah terparah akibat badai siklon tropis yang melanda NTT kali ini. 

Editor: Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, NTT - Kapitan Corebima masih belum diketahui keberadaannya setelah banjir bandang menerjang Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ia hilang, belum diketahui masih hidup atau sudah meninggal dunia.

Meski demikian beberapa kesaksian warga memang sempat melihat pria yang berprofesi sebagai satpam tersebut.

Beberapa warga melihat aksi heroik Corebima menyelamatkan keluarga dan warga linnya.

Baca juga: Korban Tewas Bertambah Jadi 68 Orang Akibat Banjir Bandang di Flores Timur

Baca juga: Florida Umumkan Keadaan Darurat Potensi Banjir Limbah

Baca juga: Duka Ganjar Pranowo untuk Banjir Flores

Baca juga: Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, 44 Meninggal Tragedi Tanah Longsor dan Banjir Bandang di Adonara

Ada aksi heroik seorang pria saat peristiwa banjir bandang terjadi di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pria tersebut menyelamatkan keluarga hingga tetangganya saat banjir bandang terjadi.

Namun, kini nasib pria tersebut misterius.

Ia menjadi korban banjir bandang dan belum diketahui keberadaannya.

Banjir bandang Adonara di Kabupaten Flores Timur, NTT mengisahkan duka yang mendalam.

Betapa tidak, puluhan nyawa hilang tertimbun banjir.

Tidak hanya nyawa, harta benda pun hanyut dalam sekejap saat banjir bandang tiba.

Cerita haru, sedih meyayat hati pun terlukis disana.

Warga yang selamat menuturkan kisah haru ketika selamat dari banjir bandang itu.

Kisah haru yang diceritakan membuat warga dan tim yang membantu mengevakuasi tak kuasa menahan air mata.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved