Sabtu, 18 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kudus

Peletakan Batu Pertama Gedung Nursing Center di Kudus, Hartopo Harap Perawat Solid

Plt Bupati Kudus, HM Hartopo melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Nursing Center, di Jalan KH Turaichan Adjhuri, Rabu (7/4/2021).

Penulis: raka f pujangga | Editor: m nur huda
Istimewa
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo bersama Pengurus PPNI Kudus dan Jawa Tengah melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Nursing Center, di Jalan KH Turaichan Adjhuri, Rabu (7/4/2021). 

Penulis: Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS -  Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus, HM Hartopo melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Nursing Center, di Jalan KH Turaichan Adjhuri, Rabu (7/4/2021).

Hartopo berharap, pembangunan Gedung Nursing Center dapat meningkatkan kompetensi profesi perawat di Kabupaten Kudus.

‎Sehingga kualitas perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat semakin profesional.

"Mudah-mudahan gedung ini bisa membantu dalam meningkatkan kompetensi profesi perawat," ucap dia, disela-sela peletakan batu pertama, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: Kecelakaan di Solo Libatkan 3 Mobil & Satu Truk, Pengemudi: Mau Putar Balik Tiba-tiba Ditabrak

Baca juga: Eksepsi Habib Rizieq Ditolak Lagi, Kali Ini Kasus RS UMMI, Hakim Perintahkan Pemeriksaan Menyeluruh

Baca juga: Kamar Penghuni Rutan Wonogiri Digeledah Petugas Gabungan, Ini Temuannya

‎Selain itu, Hartopo berpesan agar pelaksanaan pembangunan gedung dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Sehingga, dia meminta agar Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kudus tetap kompak selalu.

"Harus ada persatuan yang kokoh sesama perawat ini, tetap solid tidak boleh ada kepentingan pribadi di atas kelompok," jelas dia.

Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kudus‎, Masvan Yulianto menjelaskan, keberadaan Gedung Nursing Center itu dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kompetensi perawat.

Terutama bagi anggotanya yang saat ini jumlahnya mencapai 2.340 orang perawat.

"Dulu pengembangan kompetensi perawat harus dikirim ke luar kota, dengan ini jadi lebih dekat," ucapnya.

‎Rencananya pembangunan gedung itu bersumber dari iuran anggotanya. Targetnya selesai kurang dari satu tahun.

"Targetnya pembangunannya selesai dalam kurun waktu 10 bulan," jelas dia.

Sementara itu, Ketua DPW PPNI Jawa Tengah, Edy Wuryanto‎ menyampaikan akan memberikan pijaman lunak untuk pembangunan gedung itu sebesar Rp 300 juta.

Pinjaman terebut diberikan untuk membantu percepatan pembangunan Gedung Nursing Center.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved