Kebakaran Pasar Banjarnegara
Tamzis Bebaskan Biaya Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Induk Banjarnegara
TAMZIS membebaskan sisa pembiayaan pedagang Pasar Sayur Banjarnegara yang terbakar pada Senin, (11/3/2021) lalu.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
Khoirul Muzakki
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Kabar baik bagi pedagang pasar induk Banjarnegara terdampak kebakaran.
TAMZIS membebaskan sisa pembiayaan pedagang Pasar Sayur Banjarnegara yang terbakar pada Senin, (11/3/2021) lalu.
Ini sebagai bentuk kepedulian TAMZIS sekaligus sesuai Akad yang dilakukan TAMZIS selama ini, yakni Akad Mudharobah dengan skema bagi hasil dan bagi rugi.
Dari sekitar 321 kios pasar yang terbakar, terdapat 226 anggota di bagian utara pasar sayur yang memiliki pembiayaan di TAMZIS, dengan rincian 153 pedagang di lantai 2 dan 75 pedagang di lantai 1.
TAMZIS melalui divisi Ta’awun (tolong menolong) akan membebaskan atau menghapus sisa pembiayaan.
Dalam akad Mudharobah, selain menerima bagi hasil, TAMZIS juga memiliki konsekuensi bagi rugi bila terjadi musibah.
Tidak tanggung-tanggung, nilai pembiayaan anggota yang dibebaskan mencapai Rp 1.347.533.529.
Adapun penyerahan simbolis pembebasan pembiayaan itu oleh Saat Suharto, Ketua Pengurus TAMZIS kepada Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono di Pendapa Dipayuda Adigraha.
"Yang dapat menghibur pedagang pasar adalah bisa jualan seperti biasa. Dengan adanya pembebasan sisa pembiayaan, pedagang pasar Banjarnegara bisa melakukan pembiayaan baru ke TAMZIS” katanya, Selasa (6/4/2021).
Menyusul bencana kebakaran pasar yang sering terjadi, TAMZIS sebagai lembaga keuangan yang banyak membiayai pedagang pasar telah membuat divisi Ta’awun.
Divisi itu bertugas menangani apabila terjadi musibah, terutama kebakaran pasar.
Tidak hanya musibah kebakaran pasar yang pembiayaannya dibebaskan ternyata.
Kematian dan kecelakaan pun ikut dibebaskan, tentu yang sesuai dengan prosedur di TAMZIS.
Saat Suharto mengatakan, pihaknya siap untuk memberikan permodalan kembali para pedagang, mengingat sebentar lagi sudah masuk bulan Ramadhan.