PMI Kelupaan Kotak Medis Saat Tolong Sopir Patah Leher dalam Kecelakaan Mobil Simulasi di Pekalongan
PMI Kabupaten Pekalongan melatih KSR dan relawan untuk mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Daniel Ari Purnomo
Penulis : Indra Dwi Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - PMI Kabupaten Pekalongan melatih KSR dan relawan untuk mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas atau kondisi darurat lainnya dengan menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.
Latihan ini diselenggarakan di di Jalan Rinjani, Kajen, Minggu (11/4/2021).
Pantauan Tribunjateng.com, simulasi di lakukan seperti sungguhan.
Ceritanya, mobil adu banteng dengan sepeda motor.
Pengendara dan pembonceng sepeda motor terkapar di depan mobil dan berlumuran darah.
Pengendara mobil juga berlumuran darah.
Lalu untuk pengemudi mobil kepalanya membentur setir dan lehernya patah.
Kemudian, ada dua orang yang berperan sebagai masyarakat.
Mereka menjerit histeris melihat kecelakaan.
Panik dan berteriak meminta pertolongan.
Kepala Markas PMI Kabupaten Pekalongan Titis Andi Susilo mengatakan, ada sedikit perbedaan tata cara relawan mengevakuasi korban kecelakaan saat pandemi Covid-19 seperti ini.
"Prokes ini dilakukan karena harus mengasumsikan korban punya potensi membawa Covid-19. Maka relawan harus tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Kepala Markas PMI Kabupaten Pekalongan Titis kepada Tribunjateng.com.
Menurutnya, tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas para relawan.
Terutama dalam tindakan pertolongan pertama dan mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas.