PMI Kelupaan Kotak Medis Saat Tolong Sopir Patah Leher dalam Kecelakaan Mobil Simulasi di Pekalongan
PMI Kabupaten Pekalongan melatih KSR dan relawan untuk mengevakuasi korban kecelakaan lalu lintas.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: Daniel Ari Purnomo
"Kami pakai darah buatan untuk para korban kecelakaan. Seolah darah sungguhan," ujarnya.
Ia menambahkan, simulasi dan latihan ini digelar untuk mengantisipasi lonjakan lalu lintas saat ramadan dan lebaran.
Apalagi Kabupaten Pekalongan terletak di jalur Pantura.
"Kemungkinan kecelakaan saat tinggi. Jadi kami perlu menyiapkan relawan," tambahnya.
Sementara itu, peserta simulasi asal Unit KSR kampus Akademi Analis Kesehatan Pekalongan Hidayatul Mukaromah (19) mengaku baru kali pertama mengerti teknik mengevakuasi korban kecelakaan.
Dalam simulasi, ia berperan sebagai helper atau pembantu para medis.
"Saya baru mengerti, caranya mengevakuasi korban kecelakaan dan ternyata membawa tandu juga tidak bisa sembarangan," katanya.
Ia bersama timnya tampak antusias melakukan simulasi.
Meski sempat ditegur pelatih karena meninggalkan kotak medis usai mengevakuasi korban.
"Tadi sangking fokus ke korban jadi lupa. Tapi ternyata itu tidak boleh, karena kotak medis itu penting," imbuhnya.
TONTON JUGA DAN SUBCRIBE :