Breaking News:

Pendidikan

Begini Kiat SMK PSM Randublatung, Agar Lulusan Bisa Langsung Terserap Dunia Kerja

SMK Pesantren Sabilillah Muttaqien (PSM) Randublatung mampu menghasilkan lulusan yang siap bekerja program kelas industri melalui kerja sama.

Istimewa
Pemberangkatan kelas tenaga industri SMK PSM Randublatung ke Luwes Group (Ist). 

Penulis: Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, BLORA - SMK Pesantren Sabilillah Muttaqien (PSM) Randublatung mampu menghasilkan lulusan yang siap bekerja program kelas industri melalui kerja sama dengan Luwes Group.

Bahkan ada siswa yang sudah diterima kerja meski ijazah belum diserahkan.

Kepala SMK PSM Randublatung, Sudari, mengatakan, program kelas industri ini bernama Luwes Retail Class Program (LRCP).

Nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) Luwes Group dengan SMK PSM pertama dimulai pada Juli 2018 dengan Luwes Purwodadi. Kemudian MoU kedua pada Juli 2019 dengan Luwes Blora. Siswa yang tergabung dalam kelas LRCP ini diseleksi langsung oleh Luwes Group.

“Saat ini SMK PSM berhasil mengirimkan sebanyak 23 orang lulusannya untuk bekerja di Luwes Purwodadi . Ini bentuk komitmen SMK PSM Randublatung untuk menghasilkan lulusan yang siap bekerja meskipun di tengah pandemic,” ujar Sudari.

Dalam masa pendidikannya selama 3 tahun, siswa yang tergabung di dalam kelas industri tidak hanya belajar di sekolahan tetapi juga mendapatkan pembelajaran langsung dengan mentor dari Luwes Group. Mereka diberikan kesempatan untuk magang dan belajar langsung di Luwes Purwodadi selama 1 tahun dengan proporsi kelas X pembelajaran di Luwes selam 3 bulan, kelas XI selama 6 bulan, dan dikelas XII selama 3 bulan. Selain itu dalam proses pembelajarannya mendatangkan guru dari Luwes, training motivasi siswa, diklat guru kelas maya, dan sinkronisasi kurikulum antara Luwes Group dan sekolah.

Keuntungan dari kelas LRCP ini adalah lulusan yang langsung bekerja di Luwes, memiliki keahlian dan pengalaman kerja. Satu di antara lulusan kelas LRCP, Puji Rahayu, mengatakan, selama menempuh pendidikan di SMK PSM Randublatung dia tergabung di LRCP.

“Alhamdulillah dengan masuk di kelas industri Luwes, saya belajar bagaimana menjadi seorang pramuniaga. Selain keahlian yang saya miliki, saya juga mendapatkan pengalaman bekerja yang luar biasa. Dan yang paling membuat saya sangat bersyukur adalah ketika lulus dan bahkan belum pengumuman kelulusan saya sudah ditarik Luwes untuk bekerja tanpa perlu lama menunggu ijazah dan membuat surat lamaran pekerjaan,” kata Puji

Selain program LRCP yang menjadi unggulan di jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran, SMK PSM Randublatung memiliki jurusan lain yang tidak kalah. Saat ini SMK PSM Randublatung memiliki 4 jurusan yaitu Akutansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP), Bisnis Daring dan Pemasaran(BDP), dan Tata Busana dengan jumlah Siswa yang tergabung di SMK PSM Randublatung sebanyak 726 siswa.

“SMK PSM Randublatung dengan motonya Disiplin, Amanah dan Menuju Unggul tidak hanya menyiapkan lulusan yang siap bekerja tetapi juga memiliki bekal agama agar bisa menerapkan Ilmu, Amal, Taqwa,” tandasnya.

Untuk menunjang pembelajaran SMK PSM Randublatung dilengkapi dengan berbagai fasilitas misalnya perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium pemasaran, dan laboratorium tata busana, serta lingkungan sekolah yang nyaman.

“Jika ada yang tertarik untuk bergabung di SMK PSM Randublatung, Penerimaan Peserta Didik Baru sudah dibuka secara offline dengan mematuhi protokol kesehatan di sekolahan dan online di https://bit.ly/ppdbsmkpsm,” tandasnya. (Goz)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved