Breaking News:

Berita Regional

Jembatan di Pangandaran Ambrol saat Wasitoh dan Putrinya Melintas, Jasad Ditemukan di Nusakambangan

Siti Wasitoh (35) dan anaknya Maya Mutiara (11) ditemukan meninggal dunia seusai melaksanakan ibadah shalat Tarawih.

Bripka Andriyanto Humas Polres Cilacap
Ilustrasi Jembatan Roboh 

TRIBUNJATENG.COM, PANGANDARAN - Siti Wasitoh (35) dan anaknya Maya Mutiara (11) ditemukan meninggal dunia seusai melaksanakan ibadah shalat Tarawih.

Sepulang dari surau ia melintasi jembatan di sebuah sungai.

Diduga karena takut jembatan itu akan roboh, Ia kemudian mengajak anaknya untuk terjun dengan maksud menyelamatkan diri.

Naas keduanya justru ditemukan sudah tidak bernyawa.

Baca juga: Guru yang Ditembak KKB Sempat Telepon Istri Sebelum Tewas: Kami Sudah Dikepung

Baca juga: Minibus Meledak Tabrak Ranjau Darat, 15 Penumpang Tewas

Baca juga: Kode Redeem FF Terbaru 15 April 2021, Buruan Klaim untuk Dapatkan Senjata di Free Fire

Peristiwa tersebut terjadi di Pangandaran, Jawa Barat.

Belakangan diketahui penyebab tewasnya keduanya lantaran terjun ke sungai setelah jembatan yang dilewati sudah rapuh.

Mereka adalah warga yang tinggal di RT 4/7 Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Kepala Desa Pamotan, Andi membenarkan adanya kejadian tersebut.

Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka.

Kedua korban meninggal dunia pada Selasa (13/4/2021) sekitar pukul 20.30 WIB saat menuju rumah yang berada di Solok Jero, Nusakambangan.

Halaman
12
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved