Breaking News:

Larangan Mudik

Dampak Larangan Mudik Belum Tampak Peningkatan Penumpang di Terminal Tawangmangu Karanganyar

Peningkatan penumpang bus belum terlihat di Terminal Tawangmangu Kabupaten Karanganyar saat awal Ramadhan menyusul adanya kebijakan larangan mudik.

Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Situasi di Terminal Tawangmangu Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/4/2021) 

Penulis: Agus Iswadi

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Peningkatan penumpang bus belum terlihat di Terminal Tawangmangu Kabupaten Karanganyar saat awal Ramadhan menyusul adanya kebijakan larangan mudik dari pemerintah pusat.

Koordinator Terminal Tawangmangu, Nanang Eko Sugiyarto menyampaikan, hingga saat ini belum ada peningkatan penumpang meski pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran tahun ini. 

Berkaca dari momen lebaran tahun lalu, lanjutnya, gelombang mudik biasanya sudah terlihat saat awal Ramadhan.

Baca juga: Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Karanganyar, Ramadan Hari ke-5, Sabtu 17 April 2021

Baca juga: DKK Karanganyar Lakukan Tes Swab Antigen Acak Guru dan Siswa Peserta Uji Coba PTM, Ini Hasilnya

Baca juga: Bocah 9 Tahun Terpeleset di Kedung Jumbleng Karanganyar, Ditemukan Kondisi Meninggal

"Ini masih sepi belum ada peningkatan penumpang," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (17/4/2021). 

Dia menjelaskan, adanya gelombang pemudik biasanya terlihat dari pengguna jasa ojek pangkalan yang ada di sekitar Terminal Tawangmangu.

Kendati demikian, pihak terminal tetap menerapkan protokol kesehatan guna antisipasi adanya gelombang pemudik yang tiba lebih awal. 

Nanang menuturkan, Terminal Tawangmangu yang notabenenya termasuk Terminal Tipe B tidak memberlakukan pemeriksaan menggunakan GeNose kepada para penumpang.

Sedangkan untuk memantau perkembangan arus mudik, biasanya ada posko yang didirikan di depan Pasar Wisata Tawangmangu.

"Biasanya posko lebaran ada di depan pasar. Melibatkan TNI-Polri, Dishub, Satpol, puskesmas setempat dan lainnya," ungkapnya. 

Terpisah, tukang ojek pangkalan, Jumadi (40) mengatakan, gelombang pemudik biasanya terlihat saat awal Ramadhan dan jumlahnya mulai meningkat saat pertengahan ramadan.

Baca juga: Bocah 9 Tahun Terpeleset di Kedung Jumbleng Karanganyar, Ditemukan Kondisi Meninggal

Baca juga: Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Karanganyar Mulai Sasar Siswa Kelas VI SD

"Biasanya itu pertengahan puasa. Datangnya sekitar pukul 03.00. Tiba di terminal kemudian naik ojek," ucapnya. 

Namun berkaca dari momen lebaran tahun sebelumnya, pemudik yang tiba di terminal biasanya sudah dijemput oleh pihak keluarga. Sehingga tidak banyak yang menggunakan jasa ojek pangkalan. (Ais).

Penulis: Agus Iswadi
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved