Breaking News:

Berita PSIS

PSIS Akan Pakai Stadion Jatidiri Jika Liga 1 Bisa Dihadiri Penonton

PSIS Semarang memastikan diri bakal menggunakan Stadion Jatidiri apabila memang kompetisi Liga 1 musim 2021 nantinya regulasi kompetisi memutuskan bis

Tribun Jateng/Franciskus Ariel Setiaputra
Stadion Jatidiri 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang memastikan diri bakal menggunakan Stadion Jatidiri apabila memang kompetisi Liga 1 musim 2021 nantinya regulasi kompetisi memutuskan bisa dihadiri langsung oleh penonton.

Seperti diketahui pada beberapa waktu lalu, muncul ide mengenai diperbolehkannya suporter hadir ke stadion dengan jumlah tertentu.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali. Yang menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo membuka peluang Liga 1 dan Liga 2 dapat digelar dengan penonton.

General manager PSIS Semarang, Wahyu Liluk Winarto mengatakan pihaknya menyambut baik adanya ide tersebut. Disebutnya, kebijakan tersebut akan membawa dampak positif bagi klub.

Ia menyebut salah satu pendapatan terbesar sebuah klub bersumber dari penjualan tiket pertandingan.

"Tentunya kita menyambut baik adanya wacana itu. Kalau klub bola dengan penonton saya kira pasti semua setuju. Kami di klub berharap ide itu bisa berjalan baik sebagaimana mestinya," kata Liluk kepada Tribun Jateng, Senin (19/4/2021).

Kapasitas Stadion Jatidiri jelas akan menguntungkan PSIS seandainya kompetisi Liga 1 bisa dihadiri penonton.

Menurut informasi yang beredar sebelumnya, jumlah penonton yang hadir diperbolehkan antara 25 atau 30 persen dari kapasitas venue pertandingan.

Sementara kapsitas Stadion Jatidiri diketahui mencapai 40 ribu kursi.

Dengan demikian, PSIS berpotensi bisa disaksikan suporter setianya setidaknya sekitar 10 hingga 12 ribu penonton.

"kalau dengan penonton tentunya kita ingin pilih bermain Stadion jatidiri. Tetapi kalau tanpa penonton kami ada dua opsi stadion yaitu  di Stadion Citarum atau Stadion Kebondalem Kendal," beber Liluk.

Yang jelas, saat ini PSIS Semrang kata Liluk masih menantikan kepastian kompetisi Liga 1 kapan segera dimulai. Alasan tersebut juga menjadi faktor manajemen PSIS memustuskan menonaktifkan sementara agenda tim.

"Kita mau tunggu kepastian kompetisi dululah. ini juga bertepatan dengan awal ramadan, saya kira momen yang teapat untuk istirahat dulu. Biarkan anak-anak istirahat duluu, berkumpul bersama keluarga dulu," ucapnya.

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved