Breaking News:

STIE Bank BPD Jateng

STIE Bank BPD Jateng Gelar Kajian Ramadhan dan Buka Bersama

STIE Bank BPD Jateng menggelar kajian ramadhan dan buka bersama di mushola lantai 3 dengan menghadirkan Bapak Khoirul Amin, S.Ag AH

IST
Ust Khoirul Amin SAg AH sebagai pemateri Kajian Ramadhan di Mushola Lantai 3 STIE Bank BPD Jateng, Selasa (20/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - STIE Bank BPD Jateng menggelar kajian ramadhan dan buka bersama di mushola lantai 3 kampus dengan menghadirkan Ust Khoirul Amin SAg AH sebagai pengisi kajian, Selasa (20/4/2021).

Kajian ramadhan tersebut mengkaji tentang keutamaan di bulan ramadhan dengan dihadiri dosen dan karyawan sebanyak 30 orang.

Sebelum kajian, acara diawali dengan tadarus dan khataman Alquran bersama-sama.

Dalam sambutannya, Ali Mursid SS.MM,Ph.D selaku Wakil Ketua III menyampaikan bahwa acara kajian ramadhan seperti ini sebaiknya diadakan setiap tahunnya, karena dapat menambah ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Menurut ustadz Khoirul, puasa bukan hanya diwajibkan untuk umatnya Rasulullah SAW, Nabi Daud AS pun sepanjang hidupnya berpuasa.

“Puasa itu bukan hanya diwajibkan untuk umatnya Rasulullah SAW, puasanya Nabi Daud AS lebih spektakuler yaitu satu hari puasa satu hari tidak dan itu berjalan sepanjang hidup Nabi Daud AS” ungkap ustadz Khoirul

“Walaupun puasanya Nabi Daud itu yang paling spektakuler, ternyata masih kalah dengan puasanya kita umatnya Nabi Muhammad SAW. Sebab di dalam ramadhan itu ada peristiwa lailatul qadar” tambahnya.

Ustadz Khoirul mengatakan, ketika malam lailatul qadar kita melakukan ibadah itu sama halnya seperti kita beribadah selama 83 tahun atau seribu bulan.

Dosen dan Karyawan STIE Bank BPD Jateng, Tadarus dan Khataman Qur'an Bersama di Mushola Lantai 3 STIE Bank BPD Jateng, Selasa, (20 April 2021)
Dosen dan Karyawan STIE Bank BPD Jateng, Tadarus dan Khataman Qur'an Bersama di Mushola Lantai 3 STIE Bank BPD Jateng, Selasa, (20 April 2021) (IST)

“Apabila kita beribadah di malam lailatul qadar, ibadah kita sama seperti orang yang beribadah selama 83 tahun. Ketika malam lailatul qadar kita melakukan ibadah sholat isya, sholat tarawih, sholat witir, dan tadarus qur’an itu sama seperti ibadah selama 83 tahun atau seribu bulan” tutur ustadz Khoirul

“Tidurnya orang puasa adalah ibadah, artinya walaupun tidur akan bernilai ibadah karena kita akan meninggalkan kebiasaan kita membicarakan orang lain,” katanya.

Halaman
12
Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved