Breaking News:

Hari Kartini

Peringati Hari Kartini, PSI Kota Semarang Bagikan 100 Tangkai Mawar Putih

Dalam rangka memperingati Hari Kartini, DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang membagikan 100 tangkai mawar putih kepada para pengendara

TRIBUN JATENG / EKA YULIANTI FAJLIN
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang membagikan 100 tangkai mawar putih kepada para pengendara di bundaran Tugu Muda, Rabu (21/4/2021).  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dalam rangka memperingati Hari Kartini, DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Semarang membagikan 100 tangkai mawar putih kepada para pengendara di bundaran Tugu Muda, Rabu (21/4/2021).

Para kader perempuan PSI turun langsung membagikan mawar putih kepada pengendara perempuan baik yang menaiki sepeda motor ataupun mobil.

Ketua DPD PSI kota Semarang, Melly Pangestu mengatakan, pemilihan bunga mawar putih untuk dibagikan pada Hari Kartini ini karena sesuai dengan lambang atau logo PSI.

Bertepatan dengan momen Hari Kartini, pihaknya membuka diri bagi para perempuan milenial untuk belajar berpolitik bersama PSI sebagai partai yang dikenal milenial.

Menurut Melly, saat ini sudah waktunya perempuan diberi kebebasan ruang gerak dalam hal pendidikan, pekerjaan, profesi, dan kehidupan sosial.

"Ada penyeramataan, tidak ada perbedaan gender lagi. Terutama untuk politik, kami Sangat welcome kalau ada warga Semarang apalagi perempuan mau berkecimpung di bidang politik bersama kami," paparnya.

Dia melanjutkan, PSI merupakan partai yang terbuka dan modern menggunakan sistem teknologi, memanfaatkan media sosial, dan pergaulan komunitas. Sebanyak 80 persen anggota PSI rata-rata berusia antara 20 - 40 tahun. Sedangkan, 20 persen di atas 40 tahun. Pihaknya tidak membeda-bedakan gender dalam kepengurusan. Bahkan, PSI mengharuskan 30 persen pengurus merupakan perempuan. Maka, pihaknya membuka lebar bagi perempuan milenial untuk belajar berpolitik dengan PSI.

"Di struktur partai kami, perempuan wajib ada setidaknya 30 persen. Ketua, sekretaris, bendahara, harus ada salah satu yang perempuan," sebutnya. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved