Berita Kriminal
Waspadalah, Marak Jambret di Kota Semarang Sasar Emak-emak
Kasus jambret mulai marak di Kota Semarang selama ramadan. Setidaknya ada dua kasus jambret yang terjadi di Kota Semarang.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: m nur huda
Lantaran pelaku sebelum beraksi melintas terlebih dahulu dari arah timur ke barat.
Selepas itu berputar arah di pertigaan tak jauh dari rumah korban.
Selanjutnya pelaku melancarkan aksinya dengan menyambar kalung milik korban yang terpasang di leher.
"Kejadian begitu cepat.
Hanya hitungan detik," terangnya.
Dia mengatakan, kalung yang dijambret pelaku bukanlah kalung emas melainkan kalung kesehatan.
Kalung tersebut seharga di atas Rp 1 juta.
Meski begitu, dia menilai bukan menyoal harga kalungnya akan tetapi aksi jambret yang nekat beraksi waktu pagi hari di tengah pemukiman padat penduduk.
"Kalau dibiarkan saja kami takut jadi kebiasaan sehingga kejadian itu terulang kembali sehingga kami melaporkannya ke pihak Kepolisian," terangnya.
Ketua RT 3 Hartono menegaskan, telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gayamsari, Sabtu (24/4/2021) pagi.
"Kami harap ada tindak lanjut dari petugas agar pelaku tertangkap sebab kalau dibiarkan bisa saja akan kembali berulah," jelasnya.
Dia juga telah memberikan imbauan kepada warganya agar berhati-hati terlebih menjelang lebaran lantaran aksi kriminalitas semakin marak terjadi.
"Kami akan meningkatkan keamanan di lingkungan RT.
Kejadian jambret juga baru pertama terjadi di sini," terangnya.
Kapolsek Gayamsari Moch Adimas menjelaskan, akan menindaklanjuti laporan warga.
"Kami juga mengimbau usahakan jangan menggunakan perhiasan yang berlebihan sehingga memancing aksi kriminalitas," katanya. (Iwn)