Breaking News:

Berita Batang

Hati-hati Masih Ada Makanan Mengandung Boraks di Pasar Berikut TemuanTim Satgas Pangan Batang  

Tim Satgas Pangan Kabupaten Batang melakukan sidak di Pasar Induk Batang, Jumat (30/4/2021).

Penulis: dina indriani | Editor: rival al manaf
istimewa
Kasi Kefarmasian dan Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Batang, Endang Mandarati bersama tim menunjukan makanan hasil pemeriksaan di Pasar Induk Batang, Jumat (30/4/2021). 

Penulis : Dina Indriani 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Tim Satgas Pangan Kabupaten Batang melakukan sidak di Pasar Induk Batang, Jumat (30/4/2021).

Dalam sidak tersebut, tim satgas masih menemukan pedagang yang menjual boraks.

Salah satu bahan kimia ini biasanya digunakan sebagai campuran makanan untuk mengenyalkan, padahal hal itu akan berbahaya bagi tubuh manusia.

"Kami temui beberapa pedagang yang menjual bleng atau biasa disebut boraks, dan masih dijual bebas," tutur Kasi Kefarmasian dan Alat kesehatan Dinas Kesehatan Batang, Endang Mandarati.

Baca juga: 3 Jasad dan Potongan Tubuh Ditemukan di Longsoran Proyek PLTA Batang Toru

Baca juga: Inovatif, Pasar Batang Kini Bisa Layani Pembayaran Digital

Baca juga: Pemkab Batang Cek Kelayakan Pangan di Pasar dan Minimarket Jelang Idulfitri

Pihaknya pun meminta sejumlah pedagang yang kedapatan menjual boraks untuk menyimpan bahan kimia tersebut,

“Kami minta untuk tidak dijual lagi, dan kalau bisa dikembalikan atau diretur, untu sementara ini kami hanya  imbauan dulu agar mereka tidak memperjual belikan, jadi disampen dulu,”ujarnya.

Adapun sejumlah makanan yang dicurigai mengandung borak dan formalin seperti kolang kaling, mie, krupuk dan tahu dilakukan pengecekan dengan metode rapid test visual.

Baca juga: Pemudik Mulai Padati Pantura Pemalang: Mudik Berasa Ajang Balap, Gas Pol Jangan Sampai Kena Razia

Baca juga: Ribuan Pemudik Sudah Tiba di Kabupaten Pekalongan, Jogo Tonggo Diketatkan

Baca juga: Viral Warteg di Pati Ambruk, Pembeli yang Lagi Makan Siang Jatuh Masuk Selokan, Netizen: Maaf Ketawa

Endang Mandarati juga menjelaskan bahayanya menggunakan bahan tambahan makanan yang mengandung zat kimia akan berefek pada tubuh.

“Memang Kalau kimia seperti ini tidak langsung, tidak seperti bakteriologi bisa langsung tapi menumpuk yang akan beregek dikemudian hari,” pungkasnya.(din)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved